Beranda BERITA Berbaring di Kapal, Armansyah Tiba-Tiba Loncat ke Mahakam, Rekan Mancing Panik

Berbaring di Kapal, Armansyah Tiba-Tiba Loncat ke Mahakam, Rekan Mancing Panik

Berbaring di Kapal, Armansyah Tiba-Tiba Loncat ke Mahakam, Rekan Mancing Panik
Petugas SAR bersiap melakukan operasi pencarian terhadap korban. (foto: istimewa)

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Seorang pemuda bernama Armansyah (24), warga Jalan Karya Baru RT 10 No 46, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Mahakam sekitar wilayah Kampung Baqa, Samarinda Seberang sekira pukul 22.00 WITA tadi malam.

Informasi tenggelamnya korban disampaikan oleh rekannya yang bernama Lasamana (23) warga Jalan Wahid Hasyim 1 Gang Karya Baru. Dengan cepat kabar tenggelamnya korban di Sungai Mahakam menyebar di media sosial.

Laporan kejadian tersebut juga disampaikan kepada Basarnas Samarinda pada Senin 22 Februari 2021 sekira pukul 06.50 WITA oleh Relawan Satria.

Informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika korban bersama Lasamana menaiki sebuah kapal kayu untuk pergi memancing di sekitar lokasi kejadian.

Advertisement

Namun, korban tidak langsung ikut memancing. Dia hanya berbaring di sebelah rekannya. Tiba-tiba, dia bangun lalu melompat ke Sungai Mahakam.

Rasa kaget bercampur panik menimpa Lasamana. Ia pun berusaha untuk membantu korban yang sempat berteriak minta tolong. Namun, tubuh korban dengan cepat menghilang ditelan arus sungai.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta membenarkan peristiwa tersebut.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, saat kejadian korban mengenakan jaket dalaman baju hitam dan celana jeans biru panjang,” ucapnya Senin pagi tadi.

Saat ini, Basarnas Samarinda bersama dengan unsur SAR gabungan melaksanakan pencarian korban.

“Unsur SAR yang terlibat berasal dari Unit Siaga SAR Samarinda, Polsek KP3 Samarinda, Polair Resta Samarinda, Disdamkar, relawan dan rekan-rekan korban,” pungkasnya.

Baca Juga  Ajak Mandi Bareng, Ada Bekas Cupang di Dada Istri, Suami Ngamuk dan Menganiaya

Penulis : Ningsih

Editor: MH Amal

Komentar