src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pembangunan Smelter Nikel di Pendingin Tak Libatkan DPRD Kaltim

Pembangunan Smelter Nikel di Pendingin Tak Libatkan DPRD Kaltim

2 minutes reading
Tuesday, 8 Nov 2022 20:13 317 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Ketua Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono mempertanyakan investasi besar lebih Rp 8 triliun pembangunan smelter nikel yang ada di wilayah Pendingin, Sangasanga, Kukar.

Pasalnya, kata pria yang karib disapa Tio ini, DPRD Kaltim belum pernah menerima informasi maupun dilibatkan dalam pembangunan smelter nikel tersebut. Padahal kata dia, area pembangunan selter adalah aset milik pemerintah daerah.

Dikatakannya, seharusnya sebelum pembangunan smelter, pihak pemerintah daerah telah memberikan informasi kepada DPRD Kaltim, mengingat fungsi dan tugas DPRD Kaltim juga memiliki kewenangan untuk itu. Tio juga memastikan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait mengenai pembangunan smelter nikel itu.

“Kami akan segera memanggil pihak-pihak terkait. Karena ini adalah suara masyarakat bahwa ada pembangunan smelter di Pendingin. Di sana ada investasi sekitar Rp 8 triliun ke atas yang ini menjadi pertanyaan kami selaku DPRD,” katanya.

“Kami tidak pernah diberi tahu bahwa ada investasi yang masuk ke Kaltim,” sambungnya.

Yang disesalkan Tio, lokasi pembangunan smelter nikel ini tidak jauh dari Samarinda. Tetapi pihaknya justru menerima informasi dari masyarakat.

“Bahkan ini sangat dekat dengan kantor DPRD, hanya di Pendingin saja,” katanya.

Selain laporan adanya pembangunan smelter nikel di Pendingin, masyarakat sekitar, kata Tio, juga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin rusak parah lantaran digunakan oleh kendaraan operasional untuk pembangunan smelter.

“Banyak masukan masyarakat juga soal mereka merusak jalan yang ada. Makanya ini harus menjadi perhatian,” pungkasnya. (Adv/Ningsih)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x