src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 8 Kru Kapal TB Syarasd Satu yang Tenggelam Selamat

8 Kru Kapal TB Syarasd Satu yang Tenggelam Selamat

waktu baca 2 menit
Minggu, 7 Mar 2021 22:31 447 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN– Setelah sempat terombang-ambing di laut, 8 orang anak buah kapal (ABK) TB Syarasd Satu yang tenggelam di perairan Muara Pegah, Minggu 7 Maret 2021, berhasil diselamatkan.

Delapan ABK selamat tersebut masing-masing adalah Rustam (49) selaku nakhoda, Dwi Wahyudi (24), Sandy Prastyo (26), Firmansyah (24), Nanang (53), Fadil (23), Supriadi (21), Janwar (28).

Menurut keterangan Rustam, warga Palu Barat, sebelum peristiwa naas itu, kapal yang dikemudikannya bermaksud menuju ke daerah Palu, Sulawesi Tengah berangkat dari Balikpapan, Kaltim pada Sabtu 6 Maret 2021.

Namun, karena kondisi tidak memungkinkan, di tengah perjalanan, Rustam memutuskan untuk memutar haluan kembali ke Balikpapan.

“Jam 12 malam, diombang-ambing (kapal, red), paksa saya larikan kapal ke tongkang. Kasih naik barang-barang yang bisa diselamatkan. Begitu balik lagi, saya lihat kondisi aman, saya lanjut jam 07.30. Kemudian jam 10.00 langsung tiba-tiba kapal karam. Tongkang masih ikut Syarasd Satu karena saya ikat. Kapal tenggelam semua, tongkang nggak karena dia pakai jangkar kapal. Kru ada 8 orang, ada yang terluka jari kakinya,” katanya kepada anggota Basarnas.

“Ada kapal saya kontek. Alhamdulillah, dia tidak sempat bantu saya, darurat sudah. Pada saat tenggelam baru dibantu,” beber Rustam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan, pelaksanaan dihentikan setelah seluruh korban berhasil dievakuasi. Satu orang korban mengalami luka ringan dan telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Operasi SAR untuk ke-8 korban berhasil kami evakuasi pukul 15.15 WITA dan sementara seluruh korban sudah tiba di pelabuhan. Untuk proses lebih lanjut, kami serahkan ke Pol air. 1 orang mengalami luka di kaki dan dirujuk ke rumah sakit, 7 orang lainnya selamat,” terang Melkianus Kotta.

Penulis : Ningsih
Editor: MH Amal

LAINNYA
x