src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Berawal Kenalan di Facebook, Oknum Dosen Setubuhi Siswi SMP

Berawal Kenalan di Facebook, Oknum Dosen Setubuhi Siswi SMP

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Sep 2021 20:19 395 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Berawal perkenalan dari media sosial Facebook, oknum dosen universitas swasta di Balikpapan menyetubuhi siswi SMP di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Korban masih berusia 14 tahun.

Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Dian Kusnawan menjelaskan, pelaku berinisial AL berkenalan dengan korban pada 28 Agustus 2021 melalui media sosial Facebook.

Setelah sering berkomunikasi melalui media sosial, pelaku mengajak korban untuk bertemu pada Selasa, 7 September 2021. Bahkan, dia nekat menjemput langsung korban di dekat sekolahnya menggunakan sepeda motor sebelum jam pelajaran usai. Pelaku membawa korban ke Balikpapan.

“Pelaku dan korban menyeberang ke Balikpapan melalui Pelabuhan Klotok Penajam,” kata Dian Kusnawan kepada awak media, Senin 13 September 2021.

Setiba di Balikpapan, lanjut Iptu Dian, pelaku membawa korban ke salah satu hotel. Oknum dosen tersebut leluasa melancarkan aksi bejatnya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur di hotel tersebut sebanyak dua kali,” ungkapnya.

Terungkapnya kasus pencabulan anak di bawah umur itu saat orang tua korban hendak menjemput anaknya di sekolah. Sang anak tak kunjung ditemukan.

Ibu korban lalu melapor ke Polsek. Didapatlah informasi jika korban pergi bersama seorang lelaki. “Atas dasar laporan orang tua korban, kami melakukan penyelidikan,” terang Dian.

Satreskrim Polres PPU mendapatkan informasi bahwa korban dibawa ke Balikpapan oleh pelaku berinisial AL. Pelaku dibekuk di Balikpapan Permai (BP) pada Rabu 8 September 2021 sekira pukul 09.30 WITA. “Pelaku dan korban ditemukan sedang bersama,” jelasnya.

Dari hasil visum, terbukti korban sudah dicabuli oleh pelaku. AL ditetapkan sebagai tersangka atas kasus asusila terhadap anak di bawah umur pada Kamis 9 September 2021. “Sudah divisum, hasilnya terbukti pelaku melakukan persetubuhan,” terangnya.

Modus tersangka yakni mengiming-imingi korban dipekerjakan di gerai hand sanitizer miliknya. “Korban dijanjikan akan dipekerjakan sebagai penjaga kios penjualan hand sanitizer milik tersangka di Balikpapan,” ungkapnya.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan kondisi kejiwaan tersangka. Sebab, diketahui AL memiliki istri dan dua anak. Bahkan, anak pertamanya sebaya dengan korban.

“Masih kami dalami. Karena harus ada pemeriksaan dari psikiater. Apakah tersangka termasuk pedofilia atau tidak,” bebernya.

Apakah ada korban lain dari AL? “Untuk sementara satu orang korban. Masih kami kembangkan apakah ada korban yang lain,” tandasnya. Saat diwawancarai wartawan, tersangka tutup mulut, enggan menjawab pertanyaan.

Penulis: Teguh

Editor: MH Amal

LAINNYA
x