src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA – Usulan para orang tua se Kutai Timur, terutama kalangan anak – anak yang berperstasi dapat lebih diperhatikan lagi melalui penyaluran beasiswa oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim).
Keseriusan pemkab Kutim dalam memperjuangkan program beasiswa mendapatkan apresiasi positif dari anggota DPRD Kutim Jimmi, ST.
“Dengan adanya program beasiswa menjadi bukti yang realistis atas dukungan Pemkab terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kutim,” terang Jimmi kepada media Rabu (30/11) 2022 diruang kerjanya.
Anggota Dewan dari PKS ini mengungkapkan motivasi Pemkab Kutim sangat mendorong pengembangan indeks pembangunan manusia, bukti realistis membangun SDM.Sebelumnya, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang membeberkan nilai anggaran program beasiswa Pemkab lebih dari Rp10 Miliar. Dana yang berasal dari APBD Perubahan, itu untuk pelajar jenjang SD, SMP, SMA dan mahasiswa di Kutim.
“Alhamdulillah apa yang diharapkan selama ini dapat terealisasi pada APBD tahun perubahan 2022 dengan mengalokasikan anggaran kurang lebih 10 Miliar untuk beasiswa, mulai dari SD, SMP, SMA hingga Mahasiswa,” ucap Jimmi.
Jimmi menegaskan realisasi APBD Perubahan 2022 tersebut berdasarkan sumber data yang didapatkannya dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kutai Timur.
“Perlu diketahui pertama, Beasiswa Kutim Tuntas ini untuk mahasiswa ada 196 penerima, masing-masing menerima 35 juta per orang tergantung semester atau perkuliahan yang sudah di masukkan,” paparnya lagi.
Lanjut Jimmi, Beasiswa stimulan mahasiswa yang pemberiannya hanya satu kali untuk penunjang operasional dalam masa perkuliahan.“Target kita untuk mahasiswa itu ada 323 penerima dengan total APBD perubahan ini tahun 2022 sekitar 10 miliar,” bebernya.
Ia menjelaskan stimulan Siswa Sekolah Dasar (SD) untuk 2022 APBD murni kurang lebih 4.200 siswa dengan masing-masing 750.000 rupiah per siswa selain peserta Program Indonesia Pintar (PIP).“Beasiswa stimulan siswa SMP tahun 2022 di anggaran murni ada 1.200 penerima siswa selain peserta PIP dan ini sama konsepnya dengan SD,” terang Jimmi.
Jimi menguraikan beasiswa bagi siswa pelajar di bagi menjadi 2 bagian, yakni kategori prestasi akademik dan non akademik.(adv/rin).