src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Aksinya Terekam CCTV, Pria Ini Gasak Uang Sumbangan Masjid Rp 8 Juta

Aksinya Terekam CCTV, Pria Ini Gasak Uang Sumbangan Masjid Rp 8 Juta

waktu baca 2 menit
Kamis, 27 Mei 2021 14:34 290 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Aksi pria berinisial MA (38) terekam CCTV saat melakukan aksi pencurian di Masjid Sabiqul Amin Jalan Pelita 4 Kelurahan Sambutan Kecamatan Sambutan, Samarinda pada Senin 25 Mei 2021.

MA, warga Jalan Merdeka 5 mengambil uang tunai senilai Rp8 juta yang di berada di dalam tas selempang dalam ruangan Marbot atau pengurus masjid.

Bendahara Masjid Sabiqul Amin, Hari Maskun mengatakan, pihaknya langsung melakukan pengecekan CCTV setelah mengetahui uang yang ada di tas tersebut raib.

“Uang itu hasil sumbangan yang kita kumpulkan, dan dari pantauan CCTV pelaku terlihat memasuki ruangan marbot saat orang-orang melakukan salat isya, dan dari pantauan itu kita curigai MA ini merupakan pelaku yang membawa uang tersebut,” jelas ketua RT setempat, Hadi, Kamis 27 Mei 2021.

Hadi mengatakan sebelum melakukan aksi pencurian, MA mendatanginya untuk meminta pekerjaan. Lantaran tak bisa membantu, Hadi pun hanya memberikan uang Rp 20 ribu.

“Saya juga gak tau kalau dia balik lagi besoknya, taunya dari CCTV,” bebernya.

Setelah mendapatkan cukup bukti, Hadi bersama pengurus masjid lainnya pun langsung mendatangi kediaman MA yang berada di Jalan Merdeka 5. MA dibawa kembali ke masjid untuk dimintai keterangan.

“Awalnya kita belum bilang kalau kedatangan kita menanyakan uang tersebut, jadi alasan dulu ada pekerjaan buat dia (MA), setelah berada di area masjid, langsung kita tanyakan,” terangnya.

Dengan adanya barang bukti CCTV, MA pun tak dapat mengelak. Dia sempat menjadi bulan-bulanan warga yang kesal atas pencurian itu.

“Saat diamuk massa kita langsung amankan pelaku ke kantor polisi,” pungkasnya.

Kapolsek Samarinda Kota, AKP Creato Sonitehe Gulo melalui Kanit Reskrim Polsek Samarinda Kota, Iptu Rifka Widyadhira Arya Putra mengatakan, MA sudah menjalani pemeriksaan.

“Kita masih lakukan pemeriksaan yang bersangkutan juga pihak masjid berdasarkan bukti CCTV,” jelas Rifka saat dihubungi melalui sambungan seluler.

MA mengaku kepepet mencuri lantaran tak memiliki pekerjaan. Dia butuh biaya berobat anaknya yang sakit di Kabupaten Kubar.

“Untuk pelaku juga tadi sudah mengakui perbuatannya, dan saat ini masih dalam pemeriksaan,” tandasnya.

Penulis: Riski
editor: MH Amal

LAINNYA
x