src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Ahmad Yani Akan Beri Klarifikasi ke DPP PDIP

Ahmad Yani Akan Beri Klarifikasi ke DPP PDIP

2 minutes reading
Friday, 8 May 2026 20:26 12 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Ketua DPRD Kukar yang juga kader PDI Perjuangan mengaku akan memberikan klarifikasi ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP terkait persoalan yang terjadi beberapa hari yang melibatkan ormas daerah.

“Saya belum klarifikasi ke DPP PDIP, nanti sekitar pekan depan,” sebut Yani, Jumat 8 Mei 2026 di Pendopo Bupati Kukar.

Di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kukar, dia mengaku sudah melakukan klarifikasi ke Ketua DPC, Rendi Solihin. Persoalan yang menimpa dirinya dianggap sudah selesai dan alasan yang disampaikan dapat diterima. “Inisiatif saya sendiri, ingin klarifikasi ke DPP,” jelasnya.

Yani menyebut, tuntutan Ormas yang dilayangkan ke dirinya merupakan miskomunikasi saja. Dia disebut memfasilitasi acara ormas GRIB di aula sekretariat DPRD. Padahal, niatannya hanya tidak ingin membeda-bedakan Ormas manapun ketika meminta difasilitasi.

“Kami menilai, mereka( GRIB) adalah masyarakat Kukar juga, makanya kami fasilitasi aula. Seingatan saya sudah ratusan organisasi yang meminta difasilitasi kegiatan di aula DPRD,” ujarnya.

Yani mengaku bukan pihak yang mengundang. Justru, kehadirannya karena diundang pihak panitia kegiatan acara halal bihalal. “Kegiatannya kan bagian dari silaturahmi, saling memaafkan, ya kita hadir saja,” bebernya.

Terkait polemik pernyataannya ‘menginap di masjid’ karena imbas efisiensi anggaran hingga 30-50 persen, dia menegaskan, anggota dewan bisa saja melakukannya jika memang anggaran menginap di hotel tidak memungkinkan.

“Menginap di masjid bukan berarti di dalam masjid, bisa saja di halaman parkir masjid tapi tidur di dalam mobil kita dengan AC menyala. Ada juga masjid yang menyediakan kamar bagi orang yang berpergian jauh. Saya sudah merasakan saat perjalanan dinas ke Kalsel, sudah masuk malam hari, akhirnya, saya tidur di masjid,” jelasnya.

Yani memungkasi bahwa apapun persoalan yang terjadi bisa dikomunikasikan dengan baik sehingga suasana kondusif di Kukar dapat terjaga. “Dengan komunikasi yang baik, bisa membangun Kukar bersama-sama,” pungkasnya.(Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x