22.6 C
Samarinda
Thursday, December 1, 2022

44 Ribu KPM di 3 Daerah Terima Bantuan Program Sembako Disalurkan Kantor Pos

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Kantor Pos Balikpapan telah menyalurkan bantuan program sembako hingga 95 persen ke keluarga penerima manfaat atau KPM, di 1 kota dan 2 kabupaten di Kalimantan Timur.

Yakni kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser, dengan jumlah target 44.145 KPM.

Pembayaran bantuan pangan sosial ini dilakukan sejak 20 Februari hingga 7 Maret, dan tiap KPM menerima Rp.600,000,-, untuk bulan Januari hingga Maret, atau tiga bulan.

Untuk Balikpapan ada 13 ribu KPM, Kabupaten Penajam Paser Utara 11 ribu KPM, dan Kabupaten Paser ada 10 ribu KPM.

Pembayaran bantuan dibagi 3 cara, melalui komunitas seperti di kantor kecamatan, kelurahan dan tempat lain. Selain itu juga ada penyaluran melalui seluruh kantor pos yang ada di tiap kecamatan, hingga door to door.

“Penyaluran door to door untuk KPM lansia, sakit permanen, dan tidak bisa mendatangi kantor pos ataupun komunitas. Jadi kita jemput bola,” ujar kepala Kantor Pos Balikpapan, Taufik Dadi Marala, pada Senin 7 Maret 2022 siang.

“Hingga tanggal 5 Maret capaian sudah 95 persen,” timpalnya.

Agar penyaluran tepat sasaran, Kantor Pos menerapkan persyaratan untuk penyaluran. Seperti KPM wajib menunjukkan KTP atau KK asli, untuk verifikasi pencocokan data pribadi yang di Daftar Nominatif Penerima atau Danom.

Selain itu ada proses foto penerima yang langsung terkoneksi dengan data di Pusat, hingga proses geotagging atau foto rumah penerima. “Proses foto rumah KPM dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan door to door, atau setelah peyaluran di komunitas,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang penerima bantuan pangan sosial di Balikpapan, Nurqalbi Abdullah menyampaikan terbantu dengan adanya bantuan ini.

“Alhamdulillah merasa terbantu, bisa buat membeli sembako, dan makan bersama keluarga,” ujarnya usai menerima dana bantuan di Kantor Pos Balikpapan.

Warga Gunung Polisi, Kelurahan Baru Ilir ini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah karena sudah mendapat bantuan. “Alhamdulillah bisa buat beli beras dan telor, sebulan kedepan bisa dibuat makan bersama keluarga,” pungkasnya.

Bantuan sembako sebelumnya bernama program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), program pemerintah melalui Kementerian Sosial yang merupakan program eksisting yang digulirkan sejak 2017. Tahun 2022, penyalurannya berubah menjadi tunai.

Penulis: Iwan

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -