src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> 22 Bangunan SMP di Samarinda Rawan Bencana

22 Bangunan SMP di Samarinda Rawan Bencana

2 minutes reading
Friday, 15 Jan 2021 12:07 656 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Di musim penghujan seperti saat ini menyebabkan banyak gedung sekolah SMP di Samarinda rawan bencana longsor, banjir dan kebakaran.

Data sekolah rawan bencana longsor dan banjir yang dikeluarkan oleh Info Taruna Samarinda (ITS), sedikitnya ada 22 unit bangunan sekolah yang masuk kategori rawan bencana dan tersebar di beberapa wilayah.

Bangunan sekolah rawan banjir ada 14 yaitu :
1. SMP 3 Jalan La Madukeleng, Samarinda Seberang
2. SMP 7 Jalan Soekarno Hatta Km2, Loa Janan Ilir
3. SMP 8 Jalan Pattimura
4. SMP 13 Jalan Sukorejo, Samarinda Utara
5. SMP 14 Jalan Irigasi, Palaran
6. SMP 15 Jalan Soekarno Hatta Km1, Loa Janan Ilir
7. SMP 16 Jalan Jakarta 1, Sungai Kunjang
8. SMP 20 Jalan Nahkoda, Palaran
9. SMP 24 Jalan P Suryanata, Samarinda Ulu
10. SMP 25 Jalan Pusaka, Sungai Kunjang
11. SMP 26 Jalan Lubuk Sawah, Sungai Pinang
12. SMP 27 Jalan Batu Cermin, Samarinda Utara
13. SMP 28 Jalan Ekonomi, Sungai Kunjang
14. SMP 37 Jalan KH Ahmad Dahlan, Samarinda Kota

Bangunan gedung sekolah rawan longsor di Samarinda ada 5 yaitu :
1. SMP 9 Jalan Sultan Alimuddin, Sambutan
2. SMP 13 Jalan RA Kartini, Samarinda Utara
3. SMP 24 Jalan P Suryanata, Samarinda Ulu
4. SMP 27 Jalan Batu Cermin, Samarinda Utara
5. SMP 33 Jalan Al Hasani, Palaran

Bangunan gedung sekolah rawan kebakaran ada 4 yaitu :
1. SMP 17 Jalan Tatako, Sambutan
2. SMP 35 Jalan Pirus, Samarinda Kota
3. SMP 37 Jalan KH Ahmad Dahlan, Samarinda Kota

Ketua ITS Samarinda Joko Siswanto menyebut, data bangunan sekolah rawan bencana ini adalah hasil survei lapangan yang dilakukan bersama dengan Dinas Pendidikan kota Samarinda.

Sementara untuk penanganan beberapa gedung sekolah yang terdampak banjir bandang dan masih tergenang air akibat hujan, terus dilakukan pembersihan dengan melibatkan instansi terkait dan unsur gabungan relawan.

“Itu berdasarkan data survei bersama Disdik. Saat ini beberapa sekolah yang terkena banjir bandang maupun yang kondisinya masih tergenang banjir, sudah kami upayakan untuk melakukan pembersihan melalui kerja bakti skala besar sebelumnya,” ucapnya saat dihubungi headlinekaltim.co pada Jumat 15 Januari 2021.

Terkait penanganan bencana di sekolah-sekolah ini, lanjut Joko Siswanto, masih bergantung pada pemerintah kota.

“Saat ini bergantung Pemerintah, bagaimana tindak lanjut agar sekolah tersebut tidak selalu terdampak bencana banjir,” pungkasnya.

Penulis : Ningsih

Editor: Amin

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x