src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Viral Tuduhan Es Gabus Pakai Spons Terbantahkan, Polisi Pastikan Aman Dikonsumsi

Viral Tuduhan Es Gabus Pakai Spons Terbantahkan, Polisi Pastikan Aman Dikonsumsi

2 minutes reading
Friday, 30 Jan 2026 13:01 128 Anjhu Anggia

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Masyarakat sempat dihebohkan oleh viralnya kasus penjual es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, yang dituding menggunakan bahan spons berbahaya. Namun, hasil pemeriksaan resmi memastikan es gabus aman dikonsumsi dan tidak mengandung zat berbahaya. Kasus ini pun menuai simpati luas terhadap Sudrajat, pedagang kecil yang sempat terdampak tudingan tersebut.

Dilansir dari RRI, kepastian es gabus aman dikonsumsi diperoleh setelah Tim Keamanan Pangan Dokpol Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel es gabus yang dijual Sudrajat. Hasilnya, tidak ditemukan kandungan polyurethane foam (PU Foam) maupun bahan berbahaya lainnya.

Es gabus sendiri merupakan jajanan tradisional yang dibuat dari tepung hunkwe, santan, gula, serta pewarna makanan. Teksturnya yang kenyal dan rasa manis menjadikan es gabus digemari anak-anak sejak lama. Nama es gabus merujuk pada sensasi tekstur lembut menyerupai gabus saat meleleh di mulut.

Secara historis, es gabus telah dikenal sejak era kolonial dan dipengaruhi budaya kuliner Tionghoa. Popularitas jajanan ini mencapai puncaknya pada dekade 1980-an hingga 1990-an, sebelum kemudian tergeser oleh es krim modern, gelato, dan minuman kekinian.

Kasus yang menimpa Sudrajat bermula dari beredarnya video di media sosial yang menuding es gabus dagangannya terbuat dari spons. Video tersebut memicu keresahan publik dan berdampak langsung pada aktivitas jualannya, sebelum akhirnya aparat melakukan klarifikasi.

Pihak kepolisian yang sempat terlibat dalam video awal pun menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui video berdurasi sekitar empat menit yang dirilis Polres Metro Jakarta Pusat pada Selasa, 27 Januari 2026.

“Kami, Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bertugas dan membuat video tentang penjual es kue yang diduga berbahan spons di wilayah Kemayoran, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul,” ujar Ikhwan dalam video tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menegaskan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan es gabus aman dikonsumsi. Sampel yang diuji meliputi es gabus, agar-agar, cokelat, serta bahan lain yang digunakan pedagang.

“Tim Dokkes telah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan hasilnya produk tersebut layak dikonsumsi atau tidak mengandung zat berbahaya,” kata Roby.

Dengan hasil tersebut, polisi memastikan bahwa es gabus yang dijual Sudrajat tidak melanggar ketentuan keamanan pangan. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya verifikasi sebelum menyebarkan informasi agar tidak merugikan pedagang kecil dan memicu kegaduhan publik.

 

WhatsApp
Berita Terkini, Ikuti Saluran WhatsApp headlinekaltim.co

Gabung

LAINNYA
x