src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2025: “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda 2025: “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”

2 minutes reading
Friday, 24 Oct 2025 11:19 545 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Hari Sumpah Pemuda 2025 yang jatuh pada 28 Oktober akan menjadi momentum penting bagi seluruh generasi muda untuk memperkuat semangat persatuan bangsa. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah merilis tema dan logo Hari Sumpah Pemuda 2025 yang mencerminkan semangat kolaborasi lintas generasi dan komitmen bersama membangun Indonesia.

Dilansir dari RRI, Hari Sumpah Pemuda tahun ini memperingati 97 tahun lahirnya ikrar bersejarah yang diucapkan dalam Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928. Momen tersebut menjadi tonggak persatuan yang menyatukan pemuda-pemudi Indonesia di bawah satu semangat: satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa.

Untuk memperingatinya, pemerintah melalui Kemenpora mengangkat tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”. Tema ini menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak dapat terwujud tanpa kolaborasi antar elemen, baik pusat maupun daerah, serta sinergi organisasi kepemudaan dan jejaring nasional maupun global.

Semangat ini juga sejalan dengan arah pembangunan kepemudaan dalam RPJMN dan Asta Cita, yang menekankan pentingnya inovasi dan partisipasi aktif generasi muda dalam setiap lini pembangunan.

Makna Logo Hari Sumpah Pemuda 2025

Logo Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025 menampilkan sayap burung garuda yang melingkar dengan sejumlah elemen simbolis penuh makna, antara lain:

  • Sayap burung garuda: Melambangkan semangat nasional dan kekuatan luhur bangsa yang terbang tinggi karena nilai, bukan kuasa.
  • Empat sayap membentuk tangan: Simbol kolaborasi dan gotong royong antar manusia, menegaskan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada persatuan.
  • Panah ke kanan: Menggambarkan sikap progresif dan keberanian untuk melangkah maju menatap masa depan tanpa melupakan akar budaya.
  • Gerak melingkar: Melambangkan kolaborasi tanpa akhir, di mana seluruh elemen bangsa saling menopang satu sama lain.
  • Besi: Menunjukkan keteguhan, daya tahan, serta kerja keras bangsa yang ditempa oleh perjuangan, bukan kenyamanan.
  • Cahaya di tengah: Simbol kesadaran kolektif bahwa kekuatan sejati bangsa berasal dari persatuan seluruh rakyat.

Meski termasuk hari bersejarah dan nasional, Hari Sumpah Pemuda bukan merupakan hari libur resmi. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur, peringatan ini hanya bersifat simbolik untuk mengenang peran pemuda dalam perjuangan bangsa.

Hal ini juga ditegaskan dalam SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, yang tidak mencantumkan 28 Oktober 2025 dalam daftar libur nasional.

Dengan demikian, peringatan Hari Sumpah Pemuda 2025 akan tetap dilaksanakan di berbagai daerah melalui upacara, kegiatan seni, dan gerakan kepemudaan tanpa status hari libur.

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x