src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Proses pelipatan surat suara Pemilu 2024 di Gedung KPU Kukar. (Andri/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sebanyak 120 orang terlibat dalam proses melipat kertas suara Pemilu 2024 di gudang KPU Kukar di Jalan Wolter Monginsidi, Kota Tenggarong. Proses pelipatan dijaga ketat oleh petugas KPU dan Bawaslu Kukar dan aparat kepolisian.
“Proses pelipatan mulai sekitar 23 Desember 2023 lalu, dengan petugas sebanyak 120 orang dari warga sekitar yang juga di-SK-kan oleh kita,” ungkap Ketua KPU Kukar, Purnomo, Jumat 5 Januari 2024.
Purnomo yang sedang mengikuti seleksi calon anggota KPU ini menambahkan, petugas pelipat kertas suara dibayar Rp 300 per lembar. Itu sudah dipotong pajak tanpa makan minum.
“Sebelumnya, sudah kami tawarkan apakah mau sekalian paket makan minum dengan hitungan honor. Para petugas sepakat Rp 300, tanpa makan minum, jadi petugas bawa bekal masing-masing dari rumah,” tegasnya.
Total kertas suara yang dilipat menyesuaikan jumlah pemilih Kukar yang mencapai 543.063 orang. Kertas suara yang dilipat meliputi kertas suara pemilihan Pilpres, Pemilu Legislatif DPRD kabupaten, DPR Provinsi dan DPR RI dan DPD RI. Untuk pelipatan kertas suara pemilihan DPD RI belum bisa dilakukan karena belum diterima dari pihak percetakan.
“Kami targetkan rampung pelipatan pada pekan depan,” ungkapnya.
Purnomo mengaku belum menerima laporan soal data surat suara yang ditemukan cacat atau rusak. “Nanti kerusakan kertas suara akan dikolektifkan, dan akan diklaim ke pihak percetakan untuk diganti,” jelasnya.(Andri)
Ikuti Saluran whatsapp Headline Kaltim dan Google News Headline Kaltim untuk pembaruan lebih lanjut tentang berita populer lainnya