src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Pascakebakaran hebat yang melanda pemukiman penduduk di Jalan Cipto Mangunkusumo RT 9 dan RT 10, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir pada pagi tadi, Tagana Provinsi Kaltim bersama dengan ITS-TRC Kota Samarinda membangun posko pengungsian tak jauh dari lokasi kejadian.
Posko pengungsian dibangun lantaran banyaknya warga yang kehilangan tempat tinggal. Bahkan hingga siang ini, data jumlah bangunan yang terbakar masih bertambah.
Saat dikonfirmasi, Ketua ITS-TRC Kota Samarinda Joko Iswanto mengatakan, hingga saat ini dari data yang dicatat pihaknya, sedikitnya 66 KK atau 161 jiwa kehilangan tempat tinggal. Sehingga pembangunan Posko pengungsian perlu dilakukan.
Dikatakannya, dari penangan dan pendataan ITS-TRC Samarinda, terdapat 3 orang lansia, 10 orang anak-anak dan 4 remaja ditampung sementara di Posko pengungsian.
“Saat ini telah berdiri posko dan tenda pengungsi. Selain itu juga membuka Posko penerimaan bantuan untuk korban bencana kebakaran,” katanya, Rabu 29 Maret 2023.
Banyaknya warga yang menjadi korban tentu mengharapkan bantuan kebutuhan mendesak. Diantaranya seperti pakaian layak pakai, pakaian dalam baru, makanan siap saji, air minum dan air bersih, seragam dan perlengkapan sekolah, sajian berbuka puasa.
“Kami juga membuka posko penerimaan bantuan untuk korban bencana kebakaran,” katanya.
Berdasarkan data yang dirangkum ITS-TRC Kota Samarinda, hingga saat ini tercatat ada 17 bangunan terbakar. Terdiri dari 10 tempat usaha dan 7 rumah bangsal.(**)
Penulis: Ningsih