23.2 C
Samarinda
Saturday, June 25, 2022

Spirit Kartini Bagi Sri Wahyuni, Harus Mampu Aktualisasikan Diri! 

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Sosok Raden Ajeng Kartini dikenal sebagai tokoh yang memperjuangkan hak kesetaraan kaumnya. Berkat perjuangan Kartini, perempuan tak lagi identik dengan pekerjaan di sektor privat. Hingga kini, sosoknya masih menjadi inspirasi banyak kaum hawa di Indonesia.

Tak heran, di zaman ini, perempuan kian mampu berdiri sebanding dengan kaum pria di berbagai sektor. Di Kaltim sendiri, banyak “Kartini” zaman modern yang membuktikan bahwa mereka mampu berada dalam posisi setara dan menjadi pemimpin di ranah publik. Mereka mampu memangku jabatan tinggi, baik di lingkungan pemerintahan maupun swasta.

Salah satu “Kartini” itu adalah Sri Wahyuni. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim yang dilantik oleh Gubernur Kaltim pada tanggal 30 Maret 2022 silam. Sri mencatat sejarah sebagai perempuan pertama di Kaltim yang menjadi ASN di level tertinggi.

Ditemui di kantornya, secara khusus, Sri Wahyuni mengatakan, Indonesia memiliki dua perayaan yang menyangkut wanita. Yaitu, peringatan Hari Kartini dan peringatan hari Ibu. Dimana kata dia, dua peringatan tersebut memiliki makna dan arti yang sangat dalam.

Kata dia, seorang perempuan harus mampu mengaktualisasikan diri dengan menjadi yang lebih baik.

“Di Indonesia kita mempunyai dua perayaan menyangkut tentang perempuan. Pertama, kita punya Hari Kartini dan yang kedua kita punya Hari Ibu. Artinya, ada atensi yang besar untuk perempuan dan mengingatkan kepada perempuan. Tidak sekedar mengingatkan dengan sosok Kartini, tapi bagaimana pesan Kartini itu bisa kita sampaikan, kita aktualisasikan di saat sekarang. Itu yang kita inginkan,” ucapnya pada Headlinekaltim.co pada Selasa 19 April 2022.

Sri yang berkarir di Pemerintah Kabupaten Kukar dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim ini, menuturkan, hendaknya Hari Kartini tidak hanya sebatas peringatan saja. Justru, dia mengajak kaum wanita untuk dapat menunjukkan kemampuan yang dimiliki untuk bisa lebih sukses.

“Jadi merayakan Hari Kartini itu adalah merayakan pesannya bahwa Kartini itu pada masanya punya pemikiran untuk menjadi perempuan yang punya kesetaraan dengan kaum pria. Nah sekarang kita sudah punya peluang itu. Ayo kita aktualisasikan itu bahwa perempuan punya kesempatan sepanjang bisa menjaga kinerja, punya tanggung jawab, bisa dipercaya. Itu yang harus bisa kita tingkatkan. Satu sisi perempuan itu kodratnya memang ada, tapi dia juga punya peluang untuk membangun kesetaraan dengan pria,” tutupnya.

Penulis: Ningsih

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU