27.2 C
Samarinda
Kamis, Juli 29, 2021

Soal Peran Warga Lokal di IKN, Isran: Jangan Selalu Pakai ‘Pokoknya’, Imbangi Kapasitas

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru tetap berproses di Kaltim.

Hanya saja, saat ini pembangunan megaproyek tersebut mundur karena pandemi Covid-19. Kepastian tersebut disampaikannya saat acara Rakor Pokdarwis se-Kaltim.

“Kalaupun proses pembangunan IKN sekarang mengalami keterlambatan, itu karena musibah Covid-19. Itu hasil komunikasi saya dengan Presiden,” ucapnya.

Dikatakan dia, keterlibatan masyarakat daerah dalam proyek pembangunan IKN baru memang sangat penting. Namun, jauh lebih penting menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kemampuan mengimbangi teknologi dan kemampuan tenaga kerja asing atau dari luar Kaltim.

“Jangan memakai undang-undang ‘pokoknya’. Pokoknya orang lokal harus terlibat, pokoknya tempatan harus berperan. Boleh-boleh saja berperan asal kapasitas harus sama dengan orang luar,” katanya.

IKN sendiri, lanjutnya, bukan milik masyarakat Kaltim saja, bukan juga milik Kalimantan. Namun, milik bangsa-bangsa di dunia.

Oleh sebab itu, diperlukan tanggung jawab negara kepada masyarakat sekitar IKN baru nantinya.

Diakui Isran, ia kerap kali menerima saran dan pandangan dari berbagai kalangan masyarakat lokal dan masyarakat Kalimantan terkait pemanfaatan SDM pada pembangunan IKN nanti.

Namun, lagi-lagi ia menekankan pentingnya kualitas SDM warga lokal. “Saya setuju keterlibatan penuh SDM lokal tapi keterlibatan kita memiliki kapasitas yang harus memadai, maka kita harus mempersiapkan dan punya kemampuan. Kalaupun tidak ideal tapi harus mampu mengimbangi teknologi dan manajemen SDM, jadi tidak ada istilah pokoknya,” tegasnya.

Penulis : Ningsih

Komentar

- Advertisement -spot_img

LIHAT JUGA

- Advertisement -spot_img

TERBARU

spot_img
Komentar