23.9 C
Samarinda
Wednesday, May 22, 2024

Paslon Kepala Daerah Wajib Tes Swab Mandiri Sebelum Mendaftar ke KPU

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda menyebutkan, pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda wajib lakukan tes swab mandiri sebelum tahap pendaftaran tanggal 4 sampai 6 September mendatang.

Komisioner Divisi Teknis KPU kota Samarinda Ikhsan Hasani mengatakan rancangan aturan pelaksanaan tes swab telah disahkan KPU RI, pada Senin, 31 Agustus 2020.

“Imbauannya bersifat memaksa dan hari ini (kemarin) sudah disahkan,” ucapnya, Senin 31 Agustus 2020.

Dasar dibuatnya aturan pelaksanaan tes swab sebelum tahap pemeriksaan kesehatan bagi Paslon, kata Ikhsan, atas pertimbangan untuk antisipasi dini mengetahui kondisi Paslon itu, apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

“Diatur jadwal maksudnya agar cepat diketahui hasil tes swab. Jika sudah diketahui hasil pemeriksaan swab negatif, maka Paslon dapat melakukan tahap pemeriksaan kesehatan,” imbuhnya.

Dengan demikian, lanjut kata Ikhsan, Paslon dapat mengikuti agenda kegiatan yang telah dibuat oleh KPU Kota Samarinda.

“Biasanya hasil tes swab keluar setelah 12 jam dari dilakukannya tes. Misalnya tes swab jam 8 pagi, hasilnya bisa diketahui jam 8 malam. Ini tentunya bisa menghambat, sehingga sering kali hasil tes diambil keesokan harinya. Ini yang kami khawatirkan, bisa mundur dari jadwal,” katanya.

Jika nantinya dari hasil swab ada Paslon yang dinyatakan positif, ungkap Ikhsan, bukan berarti ia gugur. Paslon harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan memberikan surat keterangan tidak hadir kepada KPU Samarinda.

“Jika hasilnya positif, tetap bisa didaftarkan, ada surat keterangan bahwa dia tidak bisa ikut pendaftaran,” katanya.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU