src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Siap Mekar, Desa Mangkurawang Darat Tinggal Menunggu Penomoran dari Pemerintah Pusat 

Siap Mekar, Desa Mangkurawang Darat Tinggal Menunggu Penomoran dari Pemerintah Pusat 

2 minutes reading
Monday, 20 Apr 2026 21:22 1 huldi amal

‎HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Camat Tenggarong Syukur Eko Budi Santoso mengaku sudah rapat dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar terkait perkembangan calon Desa Mangkurawang Darat. ‎‎”Kami sudah rapat dengan DPMD bahas keberlanjutan Desa Mangkurawang Darat,” ucap Camat Eko Budi, Senin 20 April 2026.

Rapat membahas batas wilayah dala,m desa, antara desa dengan kelurahan, dan antara desa dengan desa di kecamatan lain. ‎”Untuk pembahasan tapal batas desa sudah selesai,” sebutnya.

Dia menargetkan, desa pemekaran dari Kelurahan Mangkurawang tersebut bakal diresmikan tahun ini juga sebelum dirinya memasuki masa pensiun.

Namun, terkait usulan pemekaran Kelurahan Loa Ipuh yaitu Kelurahan Loa Ipuh Seberang dan Loa Ipuh Tengah belum ada progres. Kendalanya adalah belum ada aset pemerintah yang siap dijadikan kantor kelurahan meskipun persyaratan administrasi sudah cukup di mana kepadatan penduduk di kelurahan induk mencapai 28.000 jiwa yang mendiami 77 RT. “Solusinya, harus membebaskan lahan milik warga yang bakal dijadikan kantor pemerintah,” jelasnya.

Kelurahan Loa Ipuh Seberang meliputi jalan Gunung Belah dan Kartini. Sedangkan Loa Ipuh Tenggarong meliputi wilayah sebagian Gunung Belah, perbatasan Kelurahan Maluhu, sebagian kecil Mangkurawang.

Kabid Kajian Pemerintahan dan Perundangan BRIDA Kukar Aini mengakui, Mangkurawang Darat sudah sangat layak menjadi desa tersendiri. BRIDA setidaknya sudah melakukan penelitian lapangan. “Total Mangkurawang ada 17 rukun tangga (RT) sedangkan lima RT lokasinya jauh dari pusat Mangkurawang, yaitu RT 13,14,15,16 dan 17. Jadi sangat layak menjadi desa tersendiri,” pungkasnya.(Andri)

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x