30.5 C
Samarinda
Thursday, July 18, 2024

Sengkarut SK B1-KWK PKB dan PAN Dibawa Dua Bakal Paslon Pilkada Kukar, Begini Sikap KPU

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Sampai hari kedua pembukaan pendaftaran bagi calon kepala daerah dari jalur Parpol oleh KPU Kutai Kartanegara (Kukar), sudah dua pasangan calon (Paslon) yang mendaftar. Yakni Edi Damansyah-Rendi Solihin serta Awang Yakoub Luthman (AYL)-Suko Buono.

Kedua paslon tersebut mendaftar pada Jumat 4 September 2020 kemarin. Untuk paslon Edi-Rendi didukung sembilan parpol yakni Golkar, PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra, PKS, Nasdem, Perindo, PPP dan PAN.

Jelang pendaftaran, muncul dukungan PKB ke Edi-Rendi yang dibawa Ketua Dewan Syuro PKB Kukar Iwan Patra dan Sekretarisnya Al-Qomar. Karena telat gabung, PKB harus ikhlas tidak masuk gerbong Koalisi Kebersamaan yang dibentuk Edi-Rendi.

“Kami baru terima salinan B1-KWK-nya dari DPP, dan PKB mendukung pasangan Edi-Rendi,” ujar Iwan Patra, di sela pendaftaran Edi-Rendi.

Menanggapi adanya salinan SK B1-KWK yang dibawa sang Ketua Dewan Syuro, Ketua PKB Kukar Puji Hartadi tidak mempermasalahkan apa yang sudah dilakukan Iwan Patra. Dia juga enggan menyoal soal keaslian salinan dokumen itu.

“SK B1-KWK yang kami bawa betul bertinta basah, tanda tangan Ketua dan Sekretaris DPP, stempelnya juga basah. Untuk mendaftarkan harus yang tandatangan dan stempel asli, bukan salinan atau fotokopi dan hasil scanner, ” ucap Puji.

Anggota DPRD Kaltim ini menambahkan, yang mengantar calon mendaftar harus Ketua dan Sekretaris. Dia hadir bersama sekretarisnya Amir saat mengantarkan pasangan AYL-Suko Buono.

Puji menegaskan tidak akan membawa apa yang dilakukan Dewan Syuro ke ranah hukum.
“Biasa saja itu, berseliweran dokumen yang perlu diperjelas jelang Pilkada. Saya tidak mau persaudaraan antarkader PKB terputus hanya dengan persoalan Pilkada. Di kubu sebelah, Edi-Rendi itu saudara kita semua,” jelasnya.

Terkait SK B1-KWK PAN yang dibawa untuk mendaftarkan AYL-Suko, padahal SK B1-KWK PAN sudah dibawa mendaftarkan Edi-Rendi oleh Ketua PAN Kukar Supriyadi, Puji tidak mau berkomentar terlalu jauh mengurusi internal PAN.

“Sepengetahuan kami, SK B1-KWK PAN yang kami bawa daftarkan Pak AYL-Suko ditandatangani dan berstempel asli,” pungkasnya.

Ketua DPD PAN Kukar Supriyadi mempertegas SK B1-KWK PAN sebagai partai pengusung Edi-Rendi adalah dokumen asli yang diserahkan ke DPP kepada DPW PAN Kaltim lalu diserahkan langsung ke Edi-Rendi.

“Tidak usah diragukan lagi, kan yang nyerahkan Sekretaris PAN Kaltim Bang Zain Taufik, bahwa PAN mengusung Edi-Rendi, ” ucap Supri.

Terkait dualisme SK B1-KWK dari dua bakal paslon saat mendaftar, Ketua KPU Kukar Nando punya jawaban tersendiri.

Untuk SK PKB ke Edi-Rendi, terang dia, tidak masuk syarat pencalonan partai pengusung. Jika betul SK asli yang dibawa Dewan Syuro ke Edi-Rendi, itu hanya sebatas partai pendukung.

“PKB tidak masuk di form B-KWK kesepakatan koalisi yang mengusung Edi-Rendi. Untuk SK B1-KWK yang dibawa untuk mendaftar AYL-Suko, kita terima sebagai partai pengusung, karena diantar oleh ketua dan sekretarisnya,” jelasnya.

Lanjut dia, adapun persoalan dualisme SK B1-KWK milik PAN di kubu Edi-Rendi dan AYL-Suko, KPU menerima dulu berkasnya. Nanti akan ada verifikasi lanjutan. KPU sudah menerima SK B1-KWK PAN di kubu Edi-Rendi walau sempat ada telepon soal penundaan dukungan PAN.

“”SK B1-KWK PAN yang mengusung AYL-Suko, KPU terima dulu, walau ada kekurangan susunan kepengurusan di tingkat daerah yang belum dilengkapi. Makanya berkas kita kembalikan ke tim AYL-Suko agar dilengkapi kekurangannya, sampai batas pendaftaran berakhir 6 September 2020,” pungkasnya.

Penulis: Andri

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER