24.7 C
Samarinda
Tuesday, May 21, 2024

Sanksi Denda Masker Rp250 Ribu Dinilai Memberatkan, Warga: Ini Zaman Susah!

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Regulasi terkait sanksi pelanggar protokol kesehatan, diantaranya tidak menggunakan masker di tempat umum mulai tuai pro dan kontra di kalangan masyarakat Kota Tepian, Samarinda, Kaltim.

Perwali Nomor 38 tahun 2020 yang berisi aturan Pemberlakuan sanksi terhadap pelanggaran pelaksanaan penanggulangan bencana dalam penanganan Covid-19. Sanksi berupa denda Rp 250 ribu serta pemberian sanksi sosial.

Masyarakat yang mendukung pemberian sanksi menilai kebijakan yang dikeluarkan ini adalah kebijakan yang tepat dan wajar guna mendisiplinkan masyakarat menerapkan protokol kesehatan.

“Saya kira wajar dibuat Perwali seperti ini. Mengingat, saat ini, banyak masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan,” kata Sintya (43), warga Jalan Juanda, Samarinda, Kaltim.

Yohannes (36), mengatakan penerapan sanksi denda dan sanksi sosial sebaiknya sudah lebih dulu disosialisasikan sebelum diterapkan kepada masyarakat.

“Sosialisasikan dahulu sebelum diterapkan sehingga masyarakat tidak kaget. Selain itu, harus jelas uang denda dipakai untuk apa, juga sanksi sosialnya itu apa saja, jadi tidak masyakarat tidak menerka saja,” ucapnya.

Warga lainnya, Yoyok Sunandar (50) mengaku pemberian sanksi berupa denda Rp 250 ribu terlalu mahal, terlebih di saat perekonomian sulit begini.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU