src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Ketua Komisi II DPRD Kukar, Sopan Sopian. HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Kebijakan kenaikan tarif air bersih, yang dilakukan Perumda Tirta Mahakam per Maret 2024, sudah dikonsultasikan ke DPRD Kukar.
“Sudah lama, Perumda Tirma merencanakan lakukan penyesuaian tarif, dan sudah dikonsultasikan ke kami,” sebut Ketua Komisi II DPRD Kukar, Sopan Sopian, Sabtu 9 Maret 2024.
Politisi Gerindra Kukar tersebut menambahkan, malahan sudah dilakukan kunjungan study banding ke PDAM Kota Balikpapan, yang tarif air bersihnya lumayan tinggi, jika dibandingkan dengan Kukar.
“Kita ingin mengetahui, dampak apa saja yang dirasakan, ketika tarif air bersih dinaikan,” sebutnya.
Dirinya akan memantau terus, pemberlakuan kenaikan tarif air bersih, apa yang bisa dirasa masyarakat, dari layanan dan kualitas air, hingga distribusi air.
“Penyesuaian tarifnya, jangan terlalu mahal, perhatikan juga perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Sebelumnya, Direktur Perumda Tirma Kukar, Suparno memastikan, per 1 Maret 2024 perusahaan plat merah yang dipimpinnya, memberlakukan penyesuaian tarif, dengan pertimbangan berbagai aspek.
“Kami terakhir lakukan penyesuaian tahun 2014 atau 10 tahun kami tidak lakukan penyesuaian tarif,” jelasnya.
Selain itu, untuk tarif air bersih di Kukar, saat ini terbilang paling murah se Kaltim. Belum lagi, harga komponen pendukung produksi air bersih alami kenaikan harga, seperti BBM, listrik serta bahan kimia obat-obatan.
“Jika pemakaian air, sampai 10 meter kubik, kenaikannya sekitar Rp 13.970, biasa membayar Rp 34.000, jadi membayar Rp 47.970, per bulannya. Kami komitmen, akan tingkatkan pelayanan air bersih ke masyarakat,” pungkasnya. (Andri)