src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kepala KPPN Tanjung Redeb, Gusti Hasbullah. (Foto: Riska)HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Memasuki minggu keempat bulan Februari 2023, Realisasi belanja APBN di Kabupaten Berau sebesar Rp 434,1 miliar atau sebesar 14,4 persen dari total pagu sebesar Rp 3 triliun.
Kepala KPPN Tanjung Redeb, Gusti Hasbullah menyampaikan, realisasi belanja APBN di Kabupaten Berau berdasarkan data dari OMSPAN pada tanggal 17 Februari 2023. Dikatakan serapan tersebut cukup realistis.
“Apalagi tahun ini KPPN mendapat amanah baru dengan menyalurkan DAU (Dana Alokasi Umum) dan DBH (Dana Bagi Hasil) untuk Kabupaten Berau,” jelasnya pada Selasa, 21 Februari 2023.
Dirinya memaparkan, Jenis Belanja terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang, dan Belanja Modal yang merupakan Belanja Kementerian/Lembaga Negara masing-masing sebesar Rp 12,3 miliar atau setara 12,3 persen (pagu Rp100,1 miliar), Rp 8,3 miliar atau setara 7,5 persen (pagu Rp111,2 miliar), dan Rp234,3 juta atau setara 1 persen (pagu Rp22,6 miliar).
“Sedangkan untuk Belanja Transfer ke Kabupaten Berau sebesar Rp 413,1 miliar atau setara 14,8 persen dari total pagu sebesar Rp 2,7 triliun,” ungkapnya.
Adapun rincian realisasi, Dana BOP Kesetaraan sebesar Rp 782,6 juta (pagu Rp1,5 miliar), Dana BOP PAUD sebesar Rp 574,7 juta (pagu Rp 1,1 milyar), Dana BOS sebesar Rp 308,7 juta (pagu Rp 617,5 juta).
“Untuk penyaluran DAU yang tidak ditentukan penggunaanya, KPPN Tanjung Redeb telah menyalurkan untuk Bulan Januari dan Bulan Februari 2023 dengan total sebesar Rp 65,5 miliar dari total pagu sebesar Rp 393,1 miliar,” bebernya.
Menurutnya, realisasi sampai Bulan Februari 2023 didominasi Belanja Transfer ke daerah. Sedangkan realisasi Belanja Kementerian/Lembaga Pusat belum terlalu signifikan.
“Namun diprediksi di Triwulan II akan terdapat lonjakan saat moment menghadapi lebaran tahun 2023,” ujarnya.
Dirinya harap agar masing-masing Satuan Kerja (Satker) mempedomani Rencana Penarikan Dana (RPD) yang telah disusun melalui Halaman III DIPA dan mampu mencapai target 30 persen dari total pagu di Triwulan I.
“Melalui Belanja APBN yang telah direncanakan, diharapkan mampu menjadi stimulus fiskal dan memberikan multiplier effect. Sehingga dapat mendorong konsumsi masyarakat untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau,” pungkansya.(**)
Penulis: Riska