src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemerintah Imbau Pengibaran Bendera Setengah Tiang pada 30 September Peringati G30S/PKI

Pemerintah Imbau Pengibaran Bendera Setengah Tiang pada 30 September Peringati G30S/PKI

waktu baca 2 menit
Senin, 29 Sep 2025 11:01 794 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, JAKARTA – Pemerintah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang pada Selasa, 30 September 2025. Imbauan ini disampaikan melalui surat edaran resmi Kementerian Kebudayaan RI sebagai bentuk penghormatan kepada korban peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI) sekaligus pengingat bagi generasi penerus agar tidak melupakan sejarah kelam bangsa.

Dilansir dari RRI, imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 8417/MK.L/TU.02.023/2025 yang ditujukan kepada seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, kantor perwakilan RI di luar negeri, serta masyarakat umum. Dalam edaran itu disebutkan pengibaran bendera Merah Putih setengah tiang dilakukan pada 30 September, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 waktu setempat.

“Setiap kantor instansi pusat dan daerah, kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri, satuan pendidikan, serta seluruh komponen masyarakat Indonesia pada tanggal 30 September 2025 agar mengibarkan bendera setengah tiang,” demikian isi poin kelima surat tersebut.

Pengibaran bendera setengah tiang ini menjadi simbol penghormatan bagi para pahlawan yang gugur akibat penculikan dan pembunuhan tujuh jenderal TNI AD dalam peristiwa G30S/PKI pada 1965. Aturan teknis pelaksanaannya merujuk pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Pasal 12 ayat (4) menyebutkan bahwa bendera dinaikkan terlebih dahulu hingga puncak tiang, kemudian diturunkan hingga setengah tiang, atau sepertiga dari tinggi tiang.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau pengibaran bendera satu tiang penuh sehari setelahnya, yakni pada 1 Oktober 2025. Pengibaran ini bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, yang dimaknai sebagai momentum menjaga persatuan dan keteguhan bangsa Indonesia dalam mempertahankan ideologi Pancasila.

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x