src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Gubernur Isran Noor. (ningsih) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kalimantan Timur menjadi satu-satunya provinsi yang akan menerima langsung bantuan obat-obatan buat pasien COVID-19 dari Presiden Joko Widodo.
Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor. “Kata beliau (Presiden Jokowi, Red), yang dapat bantuan langsung itu cuma Kaltim,” ucapnya usai menyerahkan bantuan untuk masyarakat terdampak COVID-19, Senin kemarin.
Dikatakannya, bantuan tersebut berupa 300 boks obat-obatan dan konsentrator oksigen yang akan dikirim dalam waktu dekat menggunakan pesawat kargo.
“Untuk oksigen 100 konsentrator, dan obat-obatan 300 boks. Itu banyak sekali untuk obat-obatan COVID. Dikirim dari istana langsung dengan pesawat kargo, tapi vaksin tidak,” katanya.
Orang nomor satu di Kaltim ini menyebut, jumlah kasus COVID-19 setiap hari masih terjadi dinamika. “Dinamikanya sangat tinggi, naik turun, naik turun. 3 hari lalu sempat lebih dari 2.000 kasus terkonfirmasi positif COVID-19, tapi ini turun lagi sedikit. Tapi yang meninggal lumayan banyak,” katanya.
Kondisi kasus COVID-19 yang belum juga melandai di Kaltim menyebabkan banyak rumah sakit kewalahan menangani pasien COVID-19.
“Ya itulah yang terjadi. Sekarang penuh, bayangkan itu kematian meningkat. Seperti di AWS, kamar jenazah penuh. Oleh sebab itu ada kebijakan pemulasaraan itu diberikan kesempatan pada masyarakat untuk dimakamkan di pemakaman umum, dengan syarat protokol kesehatan,” ujarnya.
Mengenai langkah Pemprov Kaltim untuk menggandeng pemilik hotel untuk menjadikan hotel-hotel sebagai pusat karantina atau isolasi mandiri, Gubernur mengaku sudah mengadakan komunikasi dan pertemuan bersama pelaku perhotelan.
“Kita kan tidak bisa memaksakan hotel dijadikan tempat Isoman, tergantung hotel maunya gimana. Kita sudah komunikasi dengan hotel, tapi hotel jawabnya setengah-setengah. Kalau dia jawabnya begitu, kita kan bisa memahami bahwa mereka tidak setuju. Kan begitu?,” tutupnya.
Penulis: Ningsih
Editor: MH Amal