src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Masyarakat Diimbau Teliti Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Layak

Masyarakat Diimbau Teliti Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Layak

2 minutes reading
Tuesday, 19 May 2026 14:54 5 gleadis

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Menjelang Iduladha 2026, masyarakat diminta lebih teliti memilih hewan kurban sehat agar daging yang dihasilkan aman dikonsumsi dan sesuai syariat. Pemeriksaan kondisi fisik ternak, Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), serta usia hewan kurban menjadi hal penting yang wajib diperhatikan sebelum membeli sapi, kambing, maupun domba.

Dilansir dari Pemprov Kaltim, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, Dyah Anggraini, mengingatkan masyarakat dan pengurus masjid agar lebih cermat dalam memilih hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha.

Menurut Dyah, hewan kurban yang layak disembelih harus berada dalam kondisi sehat, tidak cacat, tidak terlalu kurus, serta telah memenuhi batas usia sesuai ketentuan syariat.

“Salah satu hal penting yang perlu dipastikan adalah hewan telah memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH),” ungkap Dyah saat menjadi pembicara dalam kegiatan virtual terkait jaminan hewan kurban sehat dan aman di Kaltim, Selasa (19/5/2026).

Ia menjelaskan, kondisi fisik ternak juga perlu diperiksa secara langsung sebelum transaksi dilakukan. Hewan yang sehat biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit, seperti mata berair atau dipenuhi kotoran.

Selain itu, bagian hidung ternak sehat umumnya terlihat lembab dan tidak dalam kondisi kering. Masyarakat juga disarankan memperhatikan cara berjalan hewan guna memastikan tidak mengalami kepincangan.

Ciri lain hewan kurban sehat dapat dilihat dari kondisi bulunya. Dyah menyebut bulu ternak yang sehat biasanya tampak halus dan mengkilap, bukan kusam.

Pemeriksaan pada bagian belakang tubuh ternak juga penting dilakukan. Jika area tersebut terlihat terlalu kotor, kondisi itu bisa menjadi indikasi hewan mengalami diare.

Di samping kondisi kesehatan, masyarakat diminta memastikan usia hewan telah memenuhi syarat kurban. Salah satu cara sederhana untuk mengetahuinya yakni dengan memeriksa gigi ternak.

Pada sapi, pergantian sepasang gigi seri permanen menjadi tanda bahwa usia hewan sudah lebih dari dua tahun dan layak dijadikan hewan kurban.

“Hewan kurban yang sehat akan menghasilkan daging yang sehat pula. Sebaliknya, ternak yang tidak sehat dapat menghasilkan daging yang tidak aman, tidak utuh, dan tidak memenuhi aspek kesehatan maupun kehalalan,” ujarnya.

LAINNYA
x