Beranda PPU Ratusan Warga dan Pelaku Usaha Terjaring Operasi Protokol Kesehatan

Ratusan Warga dan Pelaku Usaha Terjaring Operasi Protokol Kesehatan

Kepala Satpol PP PPU Andriani Amsyar. (istimewa)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Sebanyak 377 warga dan 51 pelaku usaha terjaring operasi yustisi penegakan protokol kesehatan, terhitung dari tanggal 29 September hingga 11 Oktober 2020 atau 13 hari setelah Peraturan Bupati (Perbub) Penajam Paser Utara Nomor 38/2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan  (PPU) selesai disosialisasikan.

Dijelaskan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten PPU Andriani Amsyar, para pelanggar protokol kesehatan yang terkena operasi yustisi masih mendapatkan teguran tertulis. “Masih sanksi teguran tertulis, ada yang teguran pertama dan teguran kedua,” jelas Andriani, pada Rabu 14 Oktober 2020.

Dikatakannya, pemberian sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan itu berjenjang. Mulai dari teguran  pertama dan kedua lalu pemberlakuan sanksi adminitrasi.

Advertisement

Rata-rata pelanggar protokol kesehatan berusia remaja. Mereka beralasan lupa membawa masker hingga tak menggunakannya secara benar.

Adapun pelaku usaha yang terjaring operasi rata-rata tak menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. “Pelanggarannya mulai dari tidak menerapkan jarak hingga tidak menyediakan tempat cuci tangan di tempat usaha,” pungkas Amsyar.

Penulis: Teguh

Komentar
Baca Juga  Kepala Satpol PP: Denda Rp 1 Juta Bukan Tujuan Utama
Advertisement