src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Kebakaran puluhan kios di pasar Sepinggan, Balikpapan. (ist)HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN–Kebakaran terjadi di kawasan Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat 31 Juli 2026 pagi. Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.00 WITA. Api dengan cepat membesar karena bangunan kios yang berdempetan dan sebagian besar berbahan mudah terbakar. Asap hitam pekat membumbung tinggi dan terlihat.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan bersama unsur TNI, Polri, relawan, dan berbagai pos pemadam kebakaran mengerahkan sedikitnya 15 unit armada untuk memadamkan api. Proses pemadaman sempat terkendala akses menuju lokasi yang dipenuhi kendaraan serta pedagang yang berusaha menyelamatkan barang dagangannya. “Kita kerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kebakaran, karena banyak kios yang terbakar terbuat dari kayu,” ujar kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali.
Sejumlah pedagang terlihat mengevakuasi barang yang masih dapat diselamatkan. Sebagian lainnya hanya bisa menyaksikan kios mereka dilalap api. “Banyak pedagang yang berupaya menyelamatkan barang dagangannya, jadi akses petugas terbatas. Tapi proses pemadaman kita maksimalkan,” jelasnya
Kobaran api menghanguskan puluhan kios pedagang dan memicu kepanikan saat aktivitas pasar mulai berlangsung. Hingga siang hari, petugas masih melakukan proses pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada api yang kembali menyala. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, sementara pendataan jumlah kios terdampak dan nilai kerugian masih dilakukan oleh pihak berwenang.
Belum diketahui penyebab kebakaran karena masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Namun dari informasi awal dari sejumlah saksi mengarah pada dugaan korsleting listrik, namun pemerintah meminta masyarakat menunggu hasil investigasi resmi sebelum menarik kesimpulan. (iwan)