23.9 C
Samarinda
Saturday, April 20, 2024

Jawab Kritikan DPR, Grab & Gojek Buka-bukaan Kondisi Terkini

Headlinekaltim.co, Jakarta – Komisi VI DPR RI hari ini memanggil perwakilan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Solusi Transportasi Indonesia (Grab) untuk rapat dengar pendapat (RDP) membahas kondisi aktual terkait dampak virus Corona (COVID-19). Dalam rapat tersebut, beberapa anggota komisi VI DPR RI mengkritik kebijakan kedua aplikator tersebut yang terkesan enggan membantu mitra drivernya sendiri.

Padahal kedua perusahaan teknologi transportasi online itu dinilai publik kerap meraup keuntungan yang besar sekali setiap tahunnya. Anggota Komisi VI DPR RI periode 2019-2024 dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade bahkan menyebut kedua aplikator ‘manja’ dan kerap merong-rong pemerintah untuk dapat membantu mitra drivernya.

Merespons kritikan semacam itu, kedua perwakalin aplikator yang hadir dalam RDP itu langsung angkat suara.

Chief of Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho menolak anggapan bahwa perusahaannya masih mencatat laba selama pandemi Corona. Sebaliknya, saat ini perusahaannya sudah tidak lagi mencatatkan laba seperti biasanya.

“Saat ini di industri ini nggak ada yang untung kami semua juga masih merugi,” ujar Shinto dalam RDP tersebut, Rabu (6/5/2020).

Mengatasi hal tersebut perusahaannya kini sudah memotong gaji dan meniadakan bonus bahkan THR bagi seluruh jajaran manajemen aplikator tersebut. Sedangkan bagi karyawan, tidak ada kenaikan gaji sama sekali.

- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU