src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Polres Kukar Tangkap Komplotan Pembuat SIM Palsu

Polres Kukar Tangkap Komplotan Pembuat SIM Palsu

waktu baca 2 menit
Kamis, 17 Apr 2025 23:48 447 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Polres Kukar berhasil menangkap komplotan jaringan pembuat SIM palsu. Dari aksi tersebut, para tersangka bisa meraup Rp 500 Ribu per keping SIM.

“Kami menangkap lima orang, sindikat pembuatan SIM palsu ke masyarakat. Penangkap dipancing dengan cara petugas berpura-pura sebagai pengguna jasa,” ucap Kasat Lantas Polres Kukar IPTU Ahmad Fandoli, Kamis 17 April 2025.

Modusnya, para pelaku menawarkan diri di Facebook komunitas bisa melayani jasa pembuatan SIM. Berdasar penyelidikan dan pendalaman patroli tim siber Polres Kukar, didapatilah satu orang yang memasarkan jasanya.

“Yang bersangkutan memasarkan di wilayah Loa Kulu, polisi tangkap yang bersangkutan. Dilakukan pengembangan, akhir ditangkap empat orang lagi,” sebut Fandoli.

Komplotan pembuatan SIM palsu ini sudah beraksi sekitar baru tiga bulan. Tersangka yang ditangkap di Loa Kulu, pernah juga membuatkan SIM tersangka lainnya. Akhirnya, mereka tergiur menawarkan jasa pembuatan SIM palsu karena untungnya lumayan.

“Satu keping SIM palsu, tersangka dapat keuntungan mencapai Rp 500 ribu sampai  Rp 1 juta per keping. Masyarakat banyak yang belum ngerti dan dianggap itu SIM asli padahal palsu,” ucapnya.

“Infonya sekitar puluhan orang yang sudah jadi korban. Untuk pendalaman silahkan tanyakan ke Reskrim Polres. Pembuatan SIM palsu di Samarinda,” ujarnya.

Penawaran dari tersangka, untuk kategori SIM B dengan harga Rp1 juta sampai Rp 2 juta. Membedakan SIM asli dengan palsu, sebut Fandoli, cukup sulit. Mungkin ada korban yang ingin praktis tanpa harus datang ke tempat resmi. “Ketika SIM palsu itu di-scan, di alat kami itu tidak keluar nomor registernya atau tidak terdaftar,” ucapnya.

SIM palsu juga hologramnya  berbeda. Sekilas orang tidak tahu apakah SIM itu palsu atau asli. “Itu yang ditawarkan di Facebook seperti asli agar orang tergiur, mungkin dengan editan, jadi warnanya mirip dengan SIM asli,” pungkasnya.(Andri)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

LAINNYA
x