src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Rapat sosialisasi rencana pembongkaran jembatan besi Tenggarong.(Sumber : Andri/Headlinekaltim)
HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Rencana Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kukar membongkar jembatan besi Tenggarong dan mengganti baru tertunda untuk menunggu hasil kajian dari tim ahli.
“Pembongkaran jembatan Tenggarong untuk sementara ditunda,” ucap Kepala DPU Kukar, Wiyono, usai rapat sosialisasi, Senin 14 April 2025.
Imbas dari penundaan, maka kontrak pekerjaan akan diputus sementara karena waktu terus berjalan. Wiyono menargetkan, hasil kajian tim akademisi akan sudah keluar dalam satu pekan ke depan. “Tim akademisi terdiri dari Polnes Samarinda, dan Unikarta Tenggarong juga akan diminta saran juga,” ucap Wiyono.
Beberapa pihak, tambah Wiyono, sudah memberi masukan-masukan soal aspek budaya dan sejarah. Sebab, jembatan tersebut bangunan peninggalan zaman kolonial Belanda.
Proyek ini tidak bermaksud menghilangkan aspek budaya dan sejarah sehingga DPU juga akan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan bupati, Kesultanan Kutai.
“Kajian dari mahasiswa Polnes, jembatan tersebut sudah tidak layak dan membahayakan karena besinya sudah keropos. Jadi, kita pertimbangkan keselamatan dan kenyamanan sebab jumlah kendaraan yang terus bertambah dan melintas semakin banyak di jembatan besi tersebut,” jelasnya.
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar Puji Utomo mengakui jembatan besi Tenggarong diduga bagian dari objek cagar budaya. Namun, belum diusulkan oleh lembaganya. “Betul dari penilaian publik bahwa jembatan tersebut diduga bagian objek cagar budaya,” pungkasnya.(Andri)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim