23.8 C
Samarinda
Saturday, July 13, 2024

Menikmati Semilir Angin Malam dengan Notasi Jazz di Pantai Maratua

HEADLINEKALTIM.CO,TANJUNG REDEB – Maratua Jazz & Dive Fiesta 2023 kembali memberi warna semarak bagi geliat pariwisata di Kabupaten Berau.

Wisatawan dapat menikmati hembusan angin malam di pinggir pantai Maratua sambil menikmati kelincahan notasi musik jazz yang kadang juga mengalun pelan.

Ada berbagai kegiatan seperti Jazz Concert, Dive Trip, Gowes Jazz Snorkling, Food Festival, Pameran UMKM, Transplantasi Karang, Diskusi, Beach Cleaning, Keliling Pulau dan lainnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni memberikan apresiasi event Maratua Jazz & Dive Fiesta 2023. Dia menaruh harapan agar event ini terus berlangsung dengan segala dinamika yang ada.

“Kita komitmen bahwa Maratua Jazz & Dive Fiesta menjadi suatu event yang berbeda, dengan menikmati sejuknya angin malam sambil menikmati musik Jazz,” jelasnya.

Menurutnya, Pulau Maratua identik dengan alam yang indah dan harus dijaga kelestariannya. Berau memiliki destinasi unggulan di Kaltim. “Yaitu panorama surga bawah laut yang dimiliki Pariwisata Berau dan memang destinasinya tidak kalah saing dengan yang lainnya,” ucapnya.

Artinya, lanjut dia, tinggal pelayanannya lagi yang perlu dimaksimalkan dan ditingkatkan sampai setara dengan daya saingnya yang sudah kelas internasional.

“Maratua Jazz ini kita gandeng dengan Pokdarwis. Tahun depan kita coba semacam pertemuan ekowisata internasional, jadi pegiat-pegiat ekowisata datang ke Maratua untuk berdiskusi.” ungkapnya.

Pelaksanaan Maratua Jazz & Dive Fiesta telah memasuki tahun ke-6 dan ini terus menjadi ajang promosi pariwisata di Kabupaten Berau.

Sejumlah musisi papan atas tampil di Maratua & Dive Fiesta 2023, diantaranya musisi senior Mus Mujiono, penyanyi Monita Tahalea, pemain bass sekaligus president Indonesian Bass Family (IBF), Harry Toledo serta pemain sape Pian Agraha Dwinata dan Risalah Band asal Berau.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan, Maratua & Dive Fiesta 2023 diharapkan dapat membangkitkan gairah ekonomi yang ada di Kabupaten Berau khususnya Kecamatan Pulau Maratua.

“Kabupaten Berau memiliki potensi pariwisata dari 13 kecamatan. Ini merupakan tantangan buat kita semua untuk bisa merawat, menghidupkan, serta melestarikan potensi wisata yang ada untuk menghidupkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Berau,” bebernya.

Sri Juniarsih berharap kepada semua pihak untuk dapat bekerja sama meningkatkan potensi-potensi yang ada dan mempromosikan sehingga semakin dikenal dan diminati wisatawan.

Mengingat, Kabupaten Berau termasuk dalam Kawasan Strategi Pariwisata Nasional, menjadi Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional, dan tercatat memiliki 12 kampung wisata, 276 daya tarik wisata termasuk alam, buatan, budaya di darat dan di laut, serta 10 destinasi wisata unggulan, salah satunya Pulau Maratua.

“Event ini diharapkan dapat mencuri perhatian publik untuk berkunjung dan menikmati suasana alam Pulau Maratua, sehingga akan mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat,” bebernya.

Apalagi saat ini, Kabupaten Berau juga memiliki bandar udara yang berstandar internasional, dan di Maratua juga terdapat sebuah bandara yang dapat mengakomodir kunjungan wisatawan.

“Saya optimis, sektor pariwisata Kabupaten Berau kelak akan benar-benar mampu menjadi sektor andalan daerah, dibarengi dengan mulai menjamurnya fasilitas penginapan representatif serta peningkatan kualitas layanan pariwisata yang dikelola oleh Disbudpar dan Kelompok Sadar Wisata setempat,” pungkasnya. (Riska)

- Advertisement -

LIHAT JUGA

- Advertisement -

TERBARU

POPULER