src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Polda Kaltim Atensi Kelangkaan Gas Oksigen hingga Berita Hoaks COVID – 19

Polda Kaltim Atensi Kelangkaan Gas Oksigen hingga Berita Hoaks COVID – 19

3 minutes reading
Tuesday, 13 Jul 2021 15:43 316 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur menggelar operasi kontinjensi Aman Nusa II  penanganan COVID-19 tahun 2021 yang dilaksanakan 30 hari, mulai 12 Juli- 10 agustus 2021. Operasi khususnya di tiga kabupaten/kota yakni Balikpapan, Bontang, dan Berau yang melaksanakan PPKM Darurat.

Langkah ini menyikapi instruksi Mendagri Nomor 20/2021 yang menetapkan 15 kabupaten/kota di 8 provinsi di luar wilayah Jawa-Bali pada level pandemi COVID-19 kriteria level 4 dengan kondisi darurat.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menyatakan penyebaran COVID – 19 semakin cepat karena ada varian baru di berbagai negara. Dia juga minta satgas berkoordinasi untuk menentukan sasaran dan target operasi.

“Kita diperintahkan Mabes Polri untuk melaksanakan operasi ini yang berlaku di seluruh Kaltim. Utamanya berupaya untuk menahan laju perkembangan COVID – 19, lakukan koordinasi dan kerja sama kuat dengan stakeholder yang berperan penting menangani pandemi,” ujarnya.

Ada beberapa hal yang ditekankan Kapolda Kaltim menyikapi perkembangan penanganan COVID – 19 saat ini. Yakni memastikan personel yang terlibat operasi dalam keadaan sehat, bebas dari COVID-19 serta telah divaksin dosis ke-2.

Selain itu, operasi ini turut mengantisipasi kelangkaan gas oksigen untuk keperluan perawatan pasien COVID-19, hingga berita-berita hoaks terkait COVID-19, mengantisipasi kekurangan kamar isolasi bagi pasien COVID-19 dengan menyiagakan sarana dan SDM.

Kapolda juga menginstruksikan para Kapolsek/Bhabinkamtibmas agar mendata warga masyarakatnya yang terpapar COVID-19, terutama yang melaksanakan isoman, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam menjalankan prokes (5M) dan partisipasi masyarakat dalam vaksinasi, hingga terus bangun komunikasi dan koordinasi dengan TNI serta instansi terkait

“Menyiagakan seluruh personel Polda Kaltim, baik yang terlibat secara langsung dalam operasi, maupun sebagai pendukung, untuk dapat melaksanakan tugas, peran, serta fungsinya dengan maksimal dan penuh tanggung jawab, guna meminimalisir penyebaran COVID-19 di seluruh wilayah Kaltim,” tegas Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana.

Dalam amanat Kapolda Kaltim, kasus konfirmasi aktif COVID-19 apabila dibandingkan dengan minggu sebelumnya, per 8 juli 2021 telah terjadi lonjakan yang signifikan. Di mana kasus konfirmasi harian naik sebesar 43,7%, jumlah kematian naik 56,43%, serta jumlah pasien yang dirawat naik sebesar 13,71 %. Adapun kasus konfirmasi aktif secara nasional per 8 juli 2021 sebesar 359.455, dengan proporsi wilayah Jawa-Bali 76,98 % dan luar Jawa-Bali 23,02%.

Dari proporsi tersebut, dapat diketahui terjadi lonjakan kasus COVID-19 di wilayah luar Jawa-Bali. Di mana per 8 Juli 2021 terdapat 82.711 kasus aktif, terjadi kenaikan 63,74% dari minggu sebelumnya.

Tidak hanya kasus aktif, kenaikan signifikan juga terjadi pada bed occupancy rate (bor), dari 6 provinsi yang mengalami kenaikan yang signifikan, Kaltim menempati ranking ke-2 di bawah Provinsi Lampung dengan kenaikan sebesar 80%.

Penulis: Iwan
Editor: MH Amal

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim

banner pemkab berau baru
LAINNYA
x