src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA – Demi mendukung perekonomian masyarakat yang mengandalkan jalan penghubung (poros) di tiga Kecamatan Kabupaten Kutai Timur yang kondisinya mengalami kerusakan turut dikeluhkan masyarakat.
Menindaklanjuti kondisi jalan rusak tersebut, maka Wakil Ketua II DPRD Kutim Arfan, SE., M.Si langsung menanggapinya.
Arfan ketika diwawancarai, Kamis (3/11) 2022 adapun jalan rusak yang dimaksud yaitu jalan poros Kecamatan Muara Ancalong, Muara Bengkal, dan Long Mesangat.
“Benar sekali, saya baru saja mendengar keluhan masyarakat akan kerusakan jalan poros yang disuarakan.Insha Allah terkait perbaikan sudah kami masukan ke dalam anggaran,” jelas Arfan.
Arfan mengungkapkan dengan telah dianggarkan oleh legislatif maka langkah selanjutnya eksekusinya sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah (eksekutif). “Saya bersama pak Bupati sudah melakukan peninjauan,”ulasnya.
Secara kepartaian, kata Arfan, Fraksi Nasdem sepakat dan mendukung jalan tersebut untuk segera dibangun. Pun begitu, ia meyebut ada beberapa Fraksi yang berpendapat jika proyek jalan berskala multi years yang disebut sesuai arahan Kemendagri tidak bisa dilaksanakan lewat APBD-P.
“Saya belum mendengar ada Fraksi yang tidak setuju, cuma inikan baru mau dibahas nanti minggu depan soal multi years itu. Memang kemarin ada Fraksi yang mengatakan kenapa harus multi years, itu kan bisa dilaksanakan satu tahun dan sebagainya,” terang Arfan.
Arfan optimis semua fraksi DPRD Kutim nantinya akan sepakat dan mendukung proyek-proyek multi years, mengingat APBD Kutim 2023 diproyeksi mengalami kenaikan.
“Mengingat di 2023 ini kemungkinan ada tambahan APBD kita, jadi saya kira nanti semua Fraksi akan sepakat bahwa multi years itu tetap terlaksana,” tuturnya.(adv/rin/aji)