Beranda BERITA Pengakuan Edi Damansyah Melihat Surat Suara yang Gambarnya Bersanding Kolom Kosong

Pengakuan Edi Damansyah Melihat Surat Suara yang Gambarnya Bersanding Kolom Kosong

Edi Damansyah dan istri menggunakan hak suaranya di Pilkada serentak 2020. (Foto: Andri/headlinekaltim.co)
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Sebelum mencoblos di TPS 22 Jalan Arwana Timbau, Bupati Kukar Edi Damansyah menikmati sarapan soto ayam dan berdoa bersama yang dipimpin Ustaz Harunu Rasid.

Edi berangkat ke TPS bersama istri dan anaknya dengan berjalan kaki, diikuti beberapa ajudan. Jarak rumah pribadi Edi menuju TPS sekitar 100 meter.

Edi bersyukur Pilkada sudah berjalan baik dan dia meyakini bakal lancar hingga selesai sampai tahap perhitungan suara.

“Saya sudah pantau di 183 desa 44 kelurahan di 18 Kecamatan, Kukar sudah siap melaksanakan Pilkada. Semoga kami diberi kelancaran untuk memimpin Kukar yang lebih baik lagi,” ucap Edi.

Advertisement

Bagi Edi, yang merupakan calon Petahana di Pilkada 2020 ini, tidak terlalu pusing, apakah dirinya melawan calon lain atau kolom kosong. Sebab, yang terberat melawan fitnah yang menyerang dirinya dan cawabup Rendi Solihin.

“Dalam perjalanan 71 hari kampanye di desa-desa, ada saja pihak yang memfitnah kami, ini yang kami sayangkan. Berdemokrasilah secara baik, ” jelasnya.

Edi mengaku saat mencoblos di bilik suara, tidak ada perasaan canggung karena di surat suara hanya ada satu paslon yang bergambar.

“Biasa saja, kan hanya mencoblos gambar sendiri, ” kata Edi di hadapan awak media.

Penulis: Andri
Editor: MH Amal

Komentar
Baca Juga  Banyak Mudarat, PBNU Minta Penundaan Pilkada Serentak 2020 
Advertisement