23.2 C
Samarinda
Wednesday, February 1, 2023

Pemkot Pastikan Seragam Gratis untuk SD-SMP Akan Dibagikan, MTs dan MI juga Dapat

HEADLINEKALTIM.CO, BALIKPAPAN–Pj Sekretaris Daerah Kota Balikpapan Muhaimin dan Kepala Disdikbud Balikpapan Purnomo meninjau sejumlah SD dan SMP pada Rabu 13 Juli 2020 pagi.

Tinjauan ini untuk melihat hari terakhir masa orientasi atau masa perkenalan lingkungan sekolah. Lokasi yang didatangi yakni di SDN 006 Balikpapan Tengah, SDN 005 Balikpapan Kota, SMPN 22, SMPN 3 dan SMPN 6 Balikpapan.

“Sekaligus meluruskan informasi berkaitan dengan janji pemerintah soal seragam gratis bagi siswa baru SMP dan SD. Seragam gratis ini dipastikan bukan hanya janji, tapi segera direalisasikan,” ungkap Muhaimin.

Ada tiga jenis seragam yang akan diberikan. Yakni biru-putih atau merah-putih, batik, dan pramuka. Bukan hanya SD dan SMP, siswa MTs dan MI juga akan mendapat seragam gratis tersebut.

“Apabila ada pertanyaan, mana kok belum dibagi, padahal sudah masuk sekolah? Ya memang belum karena kami baru melakukan pengukuran. Saat ini mulai dilakukan pengukuran baju anak-anak kita,” ungkapnya.

Pengukuran baju ini dilakukan bersamaan dengan dimulainya pelaksanaan tender. Setelah diukur akan diberikan ke pemenang tender. Diperkirakan seragam siap pada awal September nanti.

Terkait arahan Wali Kota agar siswa MTs dan MI juga dimasukkan, lanjutnya, maka dilakukan revisi anggaran. Sebab, APBD sudah disahkan, maka harus ada persetujuan provinsi. “Alhamdulillah setelah keluar persetujuan kita lelang,” katanya.

Sanggar Kegiatan belajar (SKB) pun akan mendapatkan seragam. Sehingga anggaran mencapai Rp23 miliar. Ia menjelaskan, pada awalnya, anggaran yang ada hanya untuk SD dan SMP. Namun, akhirnya dirasa masih cukup untuk memenuhi kebutuhan seragam MTs, MI, serta SKB, yakni Paket A, B dan C.

“Kalau SMA kan kewenangannya provinsi . Yang jelas sesuai RPJMD kan sesuai kewenangan Pemerintah Kota Balikpapan,” tuturnya.

‚ÄúTender yang dilakukan bukannya lambat. Namun, harus sesuai dengan jumlah siswa. “Kita baru bisa pastikan setelah mereka masuk sekolah,” tukasnya.

Bahkan, dari sekolah swasta sebenarnya menginginkan program ini ditunda dahulu karena saat ini data jumlah siswa mereka terus bergerak. Namun, Pemerintah Kota Balikpapan tidak bisa menunda lebih lama.

“Kalau ditunda lagi pembagiannya jadi lebih lama lagi. Jadi kami sepakat lelang sesuai ukuran yang sudah ada. Kalau nanti ada yang terlambat maka sambil menyusul. Harapannya cepat dibagikan,” tuturnya.

Disdikbud Kota Balikpapan juga akan mengeluarkan surat edaran ke sekolah-sekolah agar anak-anak yang masuk kelas VII boleh menggunakan seragam lamanya sampai menerima seragam bantuan. Bahkan, hingga enam bulan ke depan seragam lama boleh digunakan.

Penulis: iwan

Editor: MH Amal

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -