src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Sekretaris DPPR Kukar, Surya Agus.(sumber : Andri)HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG – Pemkab Kukar jalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Jogjakarta untuk menyalurkan lulusan SMA dan SMK di Kukar.
“Kita rencanakan dua hari lagi penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Pemkab dan STPN. Sambil menunggu kepastian jadwal Sekda Sunggono, apakah kami yang mendatangi STPN, atau STPN yang mendatangi Tenggarong,” sebut Sekretaris Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (DPPR) Kukar Surya Agus, Kamis 6 April 2023.
Setelah dilakukan penandatangan PKS, maka mulai tahun ini proses seleksi mahasiswa STPN asal Kukar dibuka untuk umum. Bagi pelajar Kukar yang ingin berkuliah di STPN, maka pemkab akan membantu pembiayaan kuliahnya.
“Seleksi perdana, calon mahasiswa STPN asal Kukar sebanyak 40 orang. Sudah ada beberapa pelajar yang ingin mendaftar kuliah di STPN,” ucapnya.
Mantan Camat Muara Kaman ini menceritakan kondisi kekurangan personel teknis pertanahan di instansinya. Seperti bidang sengketa dengan tiga sub bidang hanya memiliki dua orang personel. Padahal, idealnya punya lima sampai enam tenaga teknis.
“Begitu juga kecamatan, juga masih kekurangan tenaga teknis pertanahan, ideal satu kecamatan miliki dua orang, ini rata-rata masih seorang saja,” ucapnya.
DPPR sebaga induk administrasi pertanahan memberi rekomendasi izin pemanfaatan tata ruang yang diajukan pihak ketiga, bisa berupa rekomendasi pembebasan fasilitas umum dan sosial. Makanya, sangat penting adanya tambahan tenaga teknis.
“Kami ingin banyak putera daerah Kukar yang paham teknis bidang pertanahan karena pembangunan semakin bergeliat, berdampak juga terhadap bidang pertanahan dan penataan ruang,” pungkasnya.(**)
Penulis: andri