src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemkab Dukung Pengembangan Ekonomi Biru di Kepulauan Maratua

Pemkab Dukung Pengembangan Ekonomi Biru di Kepulauan Maratua

waktu baca 2 menit
Selasa, 7 Feb 2023 06:36 425 huldi amal

banner pemkab Berau

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bersama Tim Percepatan Pengembangan Strategis Keparawisataan Kepulauan Maratua menggelar rapat koordinasi persiapan kunjungan Duta Besar (Dubes) Seychelles dan narasumber NLA-UK pada Senin, 6 Februari 2023 di ruang rapat Semama.

Pasalnya, dalam waktu dekat utusan khusus Presiden Seychelles akan berkunjung ke Kabupaten Berau. Dalam kunjungan tersebut juga akan datang dua peneliti dari United Kingdom (UK).

Asisten III Setda Berau, Maulidiyah menyampaikan apresiasinya terkait pengembangan Parawisata di Kabupaten Berau. Hal ini sebagai objek untuk kerja sama dalam rangka menindaklanjuti pencanangan ekonomi biru yang sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2021 lalu.

“Tentunya akan memberikan feedback bagi daerah serta memberikan dampak positif untuk Kabupaten Berau,” jelasnya pada Senin, 6 Februari 2023.

Dikatakan, tim peneliti tersebut akan mengkaji potensi yang ada di kepulauan Maratua sehingga dapat menjadi rekomendasi dalam mengembangkan wisata di Bumi Batiwakkal khususnya Pulau Maratua.

“Ini menjadi tahapan awal dalam mewujudkan ekonomi biru, yang harapannya dapat dikembangkan menjadi sumber perekonomian yang sudah dikaji dan dirancang,” tuturnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Berau, Ilyas Natsir menyampaikan, nantinya juga ada kegiatan workshop. Jadi, hal ini bertujuan peningkatan terumbu karang dalam arti luas ekonomi biru.

“Yang pertama itu rehabilitasi atau pengembangan ekonomi biru lalu kemudian penjagaan terumbu karang dan tentu saja ada kaitannya dengan pariwisata. Tidak hanya pariwisata tapi penghasilan dari emisi karbon dalam menjaga lingkungan,” ucapnya.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Strategis Kepariwisataan Kepulauan Maratua, Meiliana mengatakan, pihaknya sudah lapor ke Gubernur Kalimantan Timur untuk mempersiapkan kedatangan Dubes Seyshelle ke Kabupaten Berau.

“Juga nantinya ada dua peneliti datang ke Pulau Maratua yang didampingi OPD terkait ke titik yang akan diteliti,”

Sekretaris Tim Percepatan Pengembangan Strategis Kepariwisataan Kepulauan Maratua, Tri Murti Rahayu menyampaikan,
Kalimantan Timur memiliki potensi terumbu karang yang secara teori 11 kali lebih tinggi dari hutan tropis.

“Artinya potensi untuk menjadi sumber pendapatan secara daerah bahkan nasional lebih tinggi dari hutan tropis. Ini yang harus kita kembangkan,” pungkasnya. (Adv)

LAINNYA
x