src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Musrenbang Kecamatan Talisayan. Foto: Riska. 
HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Talisayan berlangsung pada Selasa, 28 Februari 2023. Sepuluh kampung di Kecamatan Talisayan telah menyampaikan usulannya.
Mayoritas, kepala kampung mengeluhkan terkait infrastruktur jalan, penanganan sampah, jaringan listrik dan internet jadi usulan prioritas.
Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya meningkatkan pembangunan di kampung melalui 18 program yang akan direalisasikan secara bertahap.
Disampaikan, terkait infrastruktur jalan. Kecamatan Talisayan memiliki potensi pariwisata yang cukup tinggi. Sehingga, akses jalan menjadi peran yang sangat penting dalam menunjang perekonomian.
“Pembangunan infrastruktur jalan menjadi aspek yang sangat penting dan perlu perhatian, apalagi jalur Talisayan juga mengarah ke destinasi wisata,” jelasnya di Pendopo Kecamatan Talisayan, Selasa, 28 Februari 2023.
Dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Berau, dikatakan ini menjadi kebanggaan karena Berau memiliki potensi parawisata. Untuk itu, terkait perbaikan jalan yang berlubang akan direalisasikan melalui anggaran IKK (Ibu Kota Kecamatan).
“Saya minta agar kakam dapat mengelola potensi kampungnya dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan dampak positif di kecamatan Talisayan,” ujarnya.
Disampaikan, keberadaan wisata di Kecamatan Talisayan yang ada harus dijaga dan dilestarikan. Pasalnya, potensi tersebut dapat menjadi sumber ekonomi berkelanjutan.
“Karena Pemkab berkomitmen kuat untuk meningkatkan potensi panorama surga alam termasuk di kecamatan Talisayan,” ucapnya.
Peningkatan ekonomi yang berbasis parawisata dan kearifan lokal. Sehingga dirinya secara khusus mengajak kepala kampung agar sebisa mungkin memaksimalkan seluruh potensi yang ada di seluruh masing-masing kampung di kecamatan Talisayan.
“Semua kampung memiliki keunikan yang berbeda, jadi saya minta tolong untuk dijaga keindahan. Tentu saja akan mewujudkan sejahteranya masyarakat di sektor parawisata perikanan dan kelautan,” bebernya.
Pihaknya juga memberikan perhatian kepada pembangunan rumah ibadah, baik itu masjid ataupun gereja yang akan dibantu untuk direalisasikan.
Penanganan sampah di Kecamatan Talisayan juga penting karet merupakan daerah wisata yang harusnya identik dengan lingkungan yang bersih.
“Saya minta DLHK untuk bisa mengaggarkan hal tersebut. Agar tahun depan tidak ada permasalahan terkait sampah,” pungkasnya.
Dirinya juga akan mengupayakan agar jaringan listrik dan internet dapat masuk ke kampung-kampung di Kecamatan Talisayan. (Adv)
Penulis: Riska.