src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemkab Dorong Pemanfaatan Aset Desa untuk Tingkatkan PAK Melalui Digitalisasi

Pemkab Dorong Pemanfaatan Aset Desa untuk Tingkatkan PAK Melalui Digitalisasi

waktu baca 2 menit
Senin, 20 Feb 2023 19:36 491 huldi amal

banner pemkab Berau

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Kabupaten Berau memiliki potensi yang berbeda-beda di setiap kampung. Hal tersebut dapat dikembangkan melalui sistem digitalisasi.

Kabid Pemerintahan dan Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Berau, Sudirman menyampaikan agar 100 kampung yang ada di Bumi Batiwakkal dapat berinovasi dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa akan tumbuh kampung-kampung seperti di Kampung Sumber Agung yang berhasil mendapatkan Juara I pada lomba desa tingkat Nasional Regional III tahun 2022,” jelasnya.

Dijelaskan, berawal dari strategi yang dipersiapkan masyarakatnya dalam menghadapi Pandemi Covid-19. Kata dia, strateginya dengan meningkatkan ekonomi masyarakat supaya tidak berdampak pada Covid-19.

“Melalui pengelolaan aset desa berupa tanah yang ditanamai sawit yang sudah menghasilkan kurang lebih sebesar Rp 1 miliar dan dikelola secara digital,” tuturnya.

Hal tersebut juga diperkuat dengan kerjasama antara masyarakat dengan pihak swasta maupun perusahaan untuk memperkuat ekonomi masyarakat agar mendapatkan penghasilan.

Terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Pendapatan Asli Kampung (PAK), kata dia, Kepala kampung berinisiasi pada sebuah program yang melibatkan semua stakeholder sehingga menciptakan ketahanan pangan.

“Jadi bagaimana kemampuan manajemen pemerintah desa sehingga bisa memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.

Semua kelompok yang ada di kampung juga turut dilibatkan dalam membangun desanya dengan memanfaatkan aset.

Suatu desa diukur dari pemanfaatan aset desa yang berdampak pada peningkatan kemampuan PAK serta meningkatkan pembanguan yang ada di pemerintah desa.

“Kita juga dorong kampung-kampung lain agar dapat memanfaatkan aset desa yang dapat meningkatkan PAK. Dan yang paling terbesar dari kampung Sumber Agung,” bebernya.

Menurutnya sistem digital di Kampung Sumber Agung juga bekerjasama dengan pejuang sigap dan pendamping desa. Dengan cara mengelola layanan data desa berbasis digital.

“Hal tersebut perlu dikemas lagi supaya bisa lebih menarik dan sistematis sehingga dilirik oleh kampung lain yang ada di Indonesia,” Pungkasnya. (Advertorial)

Penulis: Riska.

LAINNYA
x