src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Pemkab Berau Tegaskan Komitmen terhadap Pariwisata Berkelanjutan

Pemkab Berau Tegaskan Komitmen terhadap Pariwisata Berkelanjutan

waktu baca 3 menit
Rabu, 25 Jun 2025 17:49 330 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Guna mewujudkan destinasi wisata berkelanjutan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Berau) berkolaborasi dengan YKAN serta Indecone menggelar kegiatan Talkshow dan Mini Expo Ekowisata di SM Tower Hotel. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 24-25 Juni 2025 bertajuk ‘Peran Komunitas dan Pelaku Wisata dalam Menjaga Alam untuk Masa Depan’.

Asisten III Setda Berau, Maulidiyah menyampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu langkah dalam mengembangkan sektor pariwisata berkelanjutan. Namun, harus dibarengi dengan kesadaran dalam menjaga destinasi wisata secara lestari.

Pemkab Berau berkomitmen meningkatkan perekonomian masyarakat berbasis pariwisata dan kearifan lokal. Saat ini, Kabupaten Berau telah memiliki 18 desa wisata dan 225 destinasi wisata. Terdiri dari 159 wisata alam, 39 wisata budaya, dan 27 wisata buatan.

“Termasuk ekowisata yang terus dioptimalkan seperti wisata mangrove di Teluk Semanting dan wisata kampung rotan di Long Beliu,” jelasnya pada Rabu, 25 Juni 2025.

Konsep pariwisata ‘kembali ke alam diusung’ karena posisi Berau sebagai destinasi wisata unggulan di Kalimantan Timur. “Fokus kita ke pariwisata dan ini memang sudah tertulis dalam visi misi Pemkab Berau,” ucapnya.

Maulidiyah menekankan bahwa pengelolaan sampah di daerah wisata juga menjadi perhatian. Menurutnya, perlu menciptakan destinasi wisata yang bersih dan nyaman. “Seperti memastikan fasilitas, memperhatikan hospitality, menjaga wisata dan ekosistemnya, termasuk pengurangan sampah plastik,” ungkapnya

Dirinya juga mengharapkan kerja sama dan sinergitas dari semua pihak, baik Pemerintah Provinsi, OPD terkait, mitra pembangunan dan pihak lainnya bersama-sama memberikan kontribusi untuk daerah Berau. “Kegiatan ini menjadi momentum dalam mewujudkan pariwisata sebagai sektor andalan,” ujarnya.

Kabid Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir mengatakan Kabupaten Berau dikenal memiliki destinasi pariwisata bahari yang sangat istimewa. Tersebab keunikannya, maka pengembangan ekowisata di Berau harus dilakukan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

“Kegiatan ini menghadirkan berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing,” ucapnya.

Selain itu, ada mini expo yang menampilkan paket-paket wisata dan produk UMKM yang diikuti 18 pelaku usaha di Kabupaten Berau. Usai kegiatan ini, akan ada pengenalan paket wisata bagi 8 biro perjalanan dan influencer ke destinasi wisata di Berau selama tiga hari, 26-28 Juni 2025.

“Mereka akan menguji coba daerah wisata yang disediakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di masing-masing daerah wisata. Kami berharap kegiatan ini dapat membangun sinergitas yang baik dan memperkuat posisi Berau sebagai salah satu destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” jelasnya.

Direktur program MERA YKAN, M. Imran Amin menuturkan, salah satu potensi yang besar di Kabupaten Berau adalah potensi sumber daya alam. Namun, potensi ini bisa dimanfaatkan dengan cara-cara yang bertanggung jawab.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memajukan wisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Saya berterima kasih kepada Pemkab Berau karena sudah membuka ruang komunikasi seperti ini,” ucapnya.

Kata dia, YKAN akan mencoba mengembangkan beberapa sistem. Tidak hanya pariwisata, tetapi investasi yang dikembangkan bekerja sama dengan pelaku – pelaku usaha dan pemerintah provinsi. “Peluang-peluang bisnis ini bisa kita kembangkan ke depannya,” pungkasnya. (Riska)

 

Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya

LAINNYA
x