src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">
Deni Hakim Anwar (foto: Riski/headlinekaltim.co) HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Angka COVID-19 di Kota Samarinda kembali meningkat. Hal ini disebabkan oleh adanya virus tersebut dengan varian terbaru bernama Delta.
Kondisi tersebut, membuat rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada bulan Juli ini terancam batal. Apalagi surat edaran untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah diterbitkan oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.
Anggota DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar mengatakan pihaknya saat ini bersama OPD terkait telah mempersiapkan PTM bulan Juli ini.
“OPD terkait sudah mempersiapkan PTM bulan ini, namun ternyata ada surat edaran dari gubernur bahwa PPKM akan di berlakukan,” ungkap Deni, Sabtu 3 Juli 2021.
Disinggung mengenai apakah PTM akan batal dibuka karena adanya kebijakan PPKM, Deni mengatakan kemungkinan besar akan batal. Pasalnya surat edaran Gubernur telah keluar dan akan diikuti oleh Walikota dan Bupati dari kabupaten/kota untuk tindaklanjutnya.
“Surat edaran sudah keluar untuk seluruh kabupaten/kota, Kita tinggal menunggu kebijakan Walikota dan kondisi COVID-19 kedepannya, apakah pembukaan PTM batal atau tetap lanjut,” jelasnya.
Kendati demikian, poltisi dari fraksi Gerindra tersebut menghimbau agar masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan, lantaran beberapa kecamatan di Samarinda masuk di dalam zona merah.
“Intinya masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan, agar COVID-19 di Samarinda kembali menurun, dan PTM bisa tetap dibuka nantinya,” pungkasnya. (adv)
Penulis: Riski