HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wilayah VI Kaltim, Ahmadong menyampaikan, proses pembangunan SMAN 9 Berau di Kecamatan Maratua sedang berjalan. “Sudah dibangun tapi belum selesai,” ucapnya saat dikonfirmasi pada Selasa, 14 Januari 2025.
Diketahui, proses hibah lahan tersebut dimulai sejak 25 Juli 2022 sesuai dengan surat kepala BPKAD Provinsi Kalimantan Timur Nomor 896.4/1752-VI/BPKAD pada 22 Juli 2022 perihal Permohonan Pendampingan Pelaksanaan Koordinasi, Verifikasi dan Penelitian Fisik atas Rencana Hibah Pemkab Berau ke Pemprov Kaltim.
Ahmadong menjelaskan status lahan dibahas sejak tahun 2022 dan clear. Jadi, SMAN 9 Berau punya aset bangunan sendiri. “Dulu di Kampung Payung-Payung. Kalau tidak salah sekarang di Teluk Harapan, Kecamatan Maratua,” ungkapnya.
Ia mengakui bahwa pihaknya belum melakukan kunjungan lagi untuk melihat progres pembangunan sekolah tersebut. “Sebelumnya memang terkendala pembebasan lahan. Sekarang dibangun melalui PUPR Provinsi Kalimantan Timur,” ucapnya.
Kata dia, fasilitas yang akan dibangun sesuai dengan standar pembangunan SMA lainnya. Terdiri dari ruang kelas, perpustakaan, laboratorium sains dan komputer. “Insya Allah tahun ini targetnya sudah selesai,” tuturnya.
Ia berharap pembangunan SMAN 9 Berau di Pulau Maratua ini dapat mempermudah siswa-siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak. “Sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Kampung Tanjung Batu atau ke Kecamatan Tanjung Redeb,” pungkasnya. (Riska)
Berita Terkini di Ujung Jari Anda! Ikuti Saluran WhatsApp Headline Kaltim untuk selalu up-to-date dengan berita terbaru dan Temukan berita populer lainnya di Google News Headline Kaltim