Beranda BUMI ETAM Pelaku Sektor Informal di PPU Paling Terdampak Covid-19

Pelaku Sektor Informal di PPU Paling Terdampak Covid-19

Pandemi Covid- 19 ikut meluluhlantakkan sektor ekonomi. Tak terkecuali di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.
Achmad Yasid
Advertisement

HEADLINEKALTIM.CO, PENAJAM – Pandemi Covid- 19 ikut meluluhlantakkan sektor ekonomi. Tak terkecuali di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) PPU Achmad Yasid Wijaya, sektor informal ekonomi paling terimbas selama pandemi virus corona ini.

“Sektor informal itu terdiri dari berbagai kalangan yang menggantungkan penghasilan harian untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari,” ucap Achmad ketika dihubungi, Sabtu, 18 Juli 2020.

Advertisement

Masyarakat yang bekerja sebagai buruh harian lepas, lanjut Achmad , seperti tukang ojek, pedagang asongan dan kaki lima, paling merasakan dampak dari pandemi.

Selama pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang mengurangi aktivitas di luar rumah sesuai dengan protokol kesehatan. Ini menjadikan perputaran ekonomi di tingkat bawah semakin melemah.

Achmad mengatakan, Pemerintah Kabupaten PPU perlu mengambil kebijakan untuk membantu masyarakat yang bekerja di sektor informal atau di bidang jasa perorangan tersebut.

“Dampak sudah mulai terasa ketika sejumlah wilayah sudah melakukan pengetatan untuk pencegahan penularan virus corona,” ujarnya.

Sektor lainnya yang juga terdampak meliputi pedagang di pasar-pasar tradisional serta karyawan perusahaan dengan adanya pengetatan atau karantina wilayah selama pandemi.

“Dengan adanya pengetatan wilayah itu warga mengurangi atau tidak dapat melakukan kegiatan sehingga penghasilan mereka berkurang,” jelasnya.

Banyak masyarakat, saat diberlakukan pengetatan wilayah selama pandemi yang mengurangi maupun tidak melakukan kegiatan di luar rumah.

Secara otomatis, transaksi di sektor informal mengalami penurunan atau warga yang bekerja di bidang jasa perorangan tidak melakukan kegiatan usaha. Itu membuat pendapatan berkurang, bahkan tidak ada pemasukan sama sekali.

Penulis : Teguh

Komentar
Advertisement