src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Tagih Uang Gadai Motor ke Muncikari, Wanita Ini Dipukul dan Diancam Parang

Tagih Uang Gadai Motor ke Muncikari, Wanita Ini Dipukul dan Diancam Parang

waktu baca 2 menit
Rabu, 12 Jan 2022 15:16 338 huldi amal

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Seorang wanita RM (40) hanya bisa menangis setelah mendapatkan kekerasan dari rekan prianya di sebuah guest house yang berada di Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir, Senin 10 Januari 2021.

Sebelum RM yang menjalani pekerjaan PSK mendapatkan kekerasan tersebut, dirinya bersama pelaku yang diduga merupakan muncikari sempat bertengkar hebat. RM pun diancam oleh pelaku menggunakan senjata tajam jenis parang.

Mendapati adanya laporan tersebut, anggota Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pelita pun langsung mendatangi lokasi tersebut guna memastikan kejadian tersebut.

“Setelah dapat informasi bahwa ada aksi penganiayaan di salah satu guest house kami langsung menuju TKP,” ungkap Ketua FKPM Pelita, Marno Mukti, melalui anggota FKPM Dani Sofyan, saat dikonfirmasi pada, Rabu 12 Januari 2021.

Dani mengatakan kasus dipicu lantaran korban hendak menggadaikan motor miliknya seharga Rp 1,5 juta. Namun, pelaku hanya memberi dia uang Rp 800 ribu.

Tak terima, RM kemudian meminta sisa uang gadai kepada pelaku. Pelaku yang kesal lantaran diminta kekurangan uang tersebut langsung memukul wajah korban sembari mencekik dan mengancam menggunakan senjata tajam.

“Setelah di lokasi kita hanya menemukan korban karena pelaku langsung melarikan diri. Akhirnya kita pun menginterogasi korban,” jelasnya.

Usai menginterogasi korban, pihak FKPM Pelita pun langsung mengarahkan RM untuk membuat laporan resmi ke Kepolisian Sektor Samarinda Kota agar dapat diproses lebih lanjut.

“Bersama Ketua RT setempat kami langsung mendampingi Rm untuk melakukan visum dan selanjutnya melaporkan secara resmi kasus tersebut ke Polsek Samarinda Kota,” pungkasnya.

Penulis: Riski

Editor: MH Amal

LAINNYA
x