src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Wacana Pembangunan Balikpapan Supermall Dipertanyakan, 10 Tahun Tak Ada Kejelasan

Wacana Pembangunan Balikpapan Supermall Dipertanyakan, 10 Tahun Tak Ada Kejelasan

2 minutes reading
Wednesday, 31 Aug 2022 16:21 549 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Anggota DPRD Kaltim Muhammad Adam Sinte mempertanyakan kejelasan wacana pembangunan Balikpapan Supermall yang digulirkan sejak 10 tahun silam, kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Pasalnya, demi melaksanakan wacana tersebut, ada dua kantor pemerintah yakni Kantor Lurah Mekarsari dan Kantor Kecamatan Balikpapan Tengah dibongkar.

Namun faktanya hingga saat ini belum terlihat progres kelanjutan dari wacana tersebut di lapangan. Akibatnya, masyarakat Kota Balikpapan dirugikan, karena belum ada titik terang mengenai pergantian dua kantor pemerintahan yang dibongkar tersebut.

“Dulu rencana dibangun Balikpapan Supermall, tapi sampai sekarang lahan tersebut hampir 10 tahun tidak ada pergerakan signifikan. Tidak ada progres di lapangan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

“Warga Balikpapan merasa dirugikan juga dirugikan dengan dibongkarnya kantor Lurah Mekarsari dan Kantor Kecamatan Balikpapan Tengah, karena sampai sekarang belum ada titik terang proses pergantian kantor yang dimaksud,” sambung Adam Sinte.

Untuk itu, sebagai anggota DPRD Kaltim Dapil Balikpapan, dirinya berharap ada keputusan yang diambil oleh Pemprov Kaltim untuk kelanjutan wacana tersebut.

“Harapan kita tentu ada keputusan sesegera mungkin yang menyangkut dengan lahan eksklusif ini, karena sampai sekarang tidak jelas kelanjutannya,” katanya.

Selain itu, Adam Sinte juga berharap Pemprov Kaltim juga mengalokasikan anggaran untuk membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dalam hal penanggulangan banjir. Saat ini Balikpapan kerap mengalami banjir di beberapa titik, hingga menyulitkan masyarakat untuk beraktivitas.

“Persoalan banjir masih menjadi persoalan utama di Balikpapan, ada beberapa daerah yang sampai sekarang masih menjadi langganan banjir. Untuk itu kami berharap Pemprov mengalokasikan anggaran untuk membantu pemerintah Balikpapan menangani masalah ini,” tutupnya. (Adv/Ningsih)

LAINNYA
x