src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js">

HEADLINEKALTIM.CO, KUTAI TIMUR –Tiga tahun ke belakang tentunya Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dihadapkan pada permasalahan melemahnya ekonomi secara global baik skala nasional hingga internasional hal ini dampak dari imbas situasi pandemic coronavirus disases nenteen (covid -19).
Pada kondisi tersebut tak sedikit para pelaku usaha banyak yang gulung tikar, maka dari itu memasuki masa New Normal pasca pandemic dan epidemic covid – 19, bertepatan dengan HUT Kutim ke – 23 tahun, kembali DPRD Kutim membangun sinerginitas dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kembali memberikan suportnya pada peningkatan penguatan ekonomi kreatif.
Hal ini ditandai dengan perayaan HUT Kutim Ke 23 beberapa waktu lalu menggelar program bertajuk Magic Light Night, untuk itu menanggapi akan hal tersebut Ketua DPRD Kutim, Joni., S.Sos saat diwawancarai Jumat (12/11) 2022 mengatakan melalui event kesemarakannya turut melibatkan geliat para pelaku UKM/UMKM.
“Tanggung jawab kita bersamalah dalam memulihkan ekonomi kerakyatan yang sempat stagnan terimbas dari covid – 19,” urai Ketua Dewan.
Dirinya mengakui para penggiat UKM/UMKM memiliki banyak potensi, inovasi dan kreativitas. “Jika didukung dengan pemerintah setempat maka dapat mewujudkan masa transisi pulihnya ekonomi dan semangat berinvestasi demi peningkatan kesejahteraan sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan,” tutur Joni.
Begitu juga halnya disaat Joni turun ke masyarakat tak sedikit pula masyarakat (kontituenya) mengajukan usulan seputar program UKM/UMKM..(adv/rin)