23.8 C
Samarinda
Friday, March 1, 2024

Masyarakat Kutim Diharap Tidak Termakan Hoax, Dukung Vaksinasi COVID-19

HEADLINEKALTIM.CO, SANGATTA – Pandemi telah benar-benar bermain pada sisi gelap pikiran masyarakat, sudah seperti hantu yang harusnya muncul di tempat sepi dan keramat. Corona malah muncul di keramaian dan tidak memilih soal waktu, ia hadir pada pagi, siang, maupun malam tak peduli hujan atau panas.

Vaksinisasi COVID-19 menjadi suatu perihal penting yang diharapkan membawa dampak perubahan besar dalam sisi kesehatan, sosial, hingga ekonomi masyarakat di Kutai Timur. Sebagaimana tema kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kutim “Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit”, pada Sabtu 30 Januari 2021 lalu di BPU Kecamatan Sangatta Utara.

Pelaksana Tugas Bupati Kutim Kasmidi Bulang tidak termasuk orang yang dapat diberikan vaksinasi sinovac, mengingat pria bertubuh tinggi besar ini memiliki riwayat tekanan darah tinggi. Namun sebagai pemimpin pada daerah hasil pemekaran Daerah Tingkat (Dati) II Kutai di tahun 1999 lalu, ia jelas berharap masyarakat Kutim dapat mendukung usaha bersama melakukan pengentasan dan pengendalian wabah COVID-19 yang berlangsung setahun terkahir.

“Telah kita mulai vaksinasi. Kutim sendiri dapat jatah 6.160, dimana tenaga kesehatan yang diutamakan terlebih dahulu dengan jumlah 3.000. Dimana sisanya untuk masyarakat, dengan vaksinisasi permulaan untuk masyarakat di mulai dari pejabat-pejabat hingga tokoh masyarakat di Kutim,” jelas lelaki yang murah senyum ini.

Perlu diketahui data terakhir yang dikeluarkan Dinkes Kutim pertanggal 30 Januari 2021 lalu, ada kenaikan sebanyak 96 kasus positif COVID-19, dengan total keseluruhan sejak awal ditemukannya warga Kutim yang positif menjadi 5.293 kasus.

Saat ini terdapat 96 pasien yang dirawat, dari total jumlah 558 orang yang telah dirawat selama pandemi terjadi. Data sembuh terbaru sebanyak 33, dengan total angka keseluruhan sebanyak 4.665 kasus. Dimana untuk MD data terbaru menunjukan angka 0 alias nihil, namun angka MD keseluruhan telah mencapai angka 70 kasus.

Pelaksana Tugas Bupati berharap dukungan penuh masyarakat Kutim untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, sembari juga siap menerima untuk divaksin agar tubuh menjadi kebal terhadap COVID-19. “Jangan pula mudah termakan isu hoax atas vaksinisasi yang dijalankan, karena tujuannya jelas menghindarkan diri dari COVID-19, tidak ada hal lain,” harapnya agar pandemi cepat teratasi.

Penulis: RJ. Warsa

Editor: Amin

Komentar
- Advertisement -

LIHAT JUGA

TERBARU

- Advertisement -