Beranda BUMI ETAM Masih Ada Sekolah di Kukar Tidak Punya Laboratorium dan Toilet

Masih Ada Sekolah di Kukar Tidak Punya Laboratorium dan Toilet

Masih Ada Sekolah di Kukar Tidak Punya Laboratorium dan Toilet
RDP antara komisi IV, Disdikbud dan sekolah. (Foto: Andri/headlinekaltim.co)

HEADLINEKALTIM.CO, TENGGARONG– Masih ada sekolah di Kutai Kartanegara yang belum miliki laboratorium dan WC. Ini menjadi perhatian DPRD Kukar khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan dan kesehatan.

Pada Senin 15 Februari 2021, komisi ini menggelar Rapat Dengar Pendapat(RDP) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kukar.

RDP dipimpin oleh Ketua Komisi IV Baharuddin, dihadiri anggotanya, seperti Aini Farida, Kamaru Zaman, dan Martinus. Sedangkan mewakili Disdikbud hadir Kabid SMP Hajerin, dan Kasi Pengembangan Karakter Siswa, Kusrani. Turut hadir juga Kepala SMP 3 Tenggarong Seberang, Joko Trianto.

“Kami masih belum miliki laboratorium komputer. Kalau laboratorium IPA, kami sudah ada, ” terang Joko dalam rapat itu.

Advertisement

Hejerin mengakui masih ada sekolah yang belum memiliki laboratorium, bahkan ada saja sekolah yang masih kekurangan WC, seiring semakin bertambahnya jumlah murid yang ada di sekolah-sekolah. Ini harus menjadi usulan prioritas di APBD Kukar.

“Makanya, kami meminta kepada sekolah-sekolah untuk ngajukan permohonan, penambahan ruang laboratorium IPA atau komputer, serta penambahan ruang WC, ” jelasnya.

Aini Farida asal daerah pemilihan Tenggarong Seberang Sebulu dan Muara Kaman, memberikan angin segar akan diperjuangkan melalui program pokok aspirasinya.

“Saya akan perjuangkan kebutuhan dari SMPN 3 Tenggarong Seberang, asalkan ada usulannya dari pihak sekolah, ” umbarnya.

Baharuddin meminta sekolah lakukan komunikasi terkait kebutuhannya dan nantinya akan diperjuangkan oleh anggota DPRD masing-masing dapil.

Baca Juga  Jadi Wisata Unggulan, Berau Percepat Pengembangan Pulau Maratua

Dari RDP tersebut, diharapkan masalah terkait kekurangan infrastruktur di sekolah ada sinkronisasi program antara DPRD, Disdikbud dan sekolah.

“Bisa juga ngajukan ke Komisi IV yang membidangi pendidikan, namun harus diusulkan juga di Musyawarah rencana pembangunan(Musrenbang) kabupaten, agar bisa masuk di Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD),” pintanya.

Penulis: Andri

Editor: MH Amal

Komentar