Beranda Berita Samarinda Rumah Dibangun Tidak Memuaskan, Konsumen Tuntut Uang Dikembalikan

Rumah Dibangun Tidak Memuaskan, Konsumen Tuntut Uang Dikembalikan

Rumah Dibangun Tidak Memuaskan, Konsumen Tuntut Uang Dikembalikan
Pertemuan antara Jumran dan pihak CitraLand di kantor pemasaran CitraLand. (Foto: Riski/headlinekaltim.co)

HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Kantor Pemasaran Perumahan CitraLand City yang berada di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, didatangi oleh pria bernama Jumran, Senin 22 Februari 2021, siang.

Tujuannya untuk meminta uang yang telah disetornya selama 3 tahun agar dikembalikan. Itu lantaran kondisi rumah yang dibelinya dianggap tidak memuaskan dan layak.

Pertemuan antara Jumran dan pihak perumahan turut dimediasi oleh seorang Babinkamtibmas Polsek Sungai Pinang, Aiptu Agung. Menurut Jumran, dia menandatangani akta jual beli rumah tersebut pada tahun 2013.

Dijanjikan pengembang, dalam 18 bulan rumah tersebut bisa ditinggali. Namun, hingga tahun 2016, dirinya belum mendengar kabar soal rumah tersebut.

Advertisement

“Saya beli rumah ini tahun 2013, saya bayar dengan cara mencicil sampai tahun 2016. Namun, selama 3 tahun mencicil, saya belum ada dipanggil oleh pihak CitraLand, padahal di perjanjian dalam 18 bulan rumah tersebut sudah bisa ditempati,” ungkapnya.

“Kemudian, pada tahun 2016, kalau nggak salah bulan 7 atau bulan 8, saya dipanggil pihak CitraLand untuk serah terima rumah, tapi pas saya lihat rumah itu keadaannya retak-retak. Jadi saya gak mau terima rumah itu. Sementara, kalau saya tidak bayar lagi cicilannya, rumah tersebut diambil pihak bank,” sambungnya.

Jumran menjelaskan dari tahun 2013 sampai tahun 2016, tiap bulannya, dia membayar sebesar Rp 7.465.000. Tak pernah ada tunggakan sama sekali. “Uang setoran saya itu untuk bangun rumah yang bagus di perumahan ini,” jelasnya.

Baca Juga  Komandan Guspurla Koarmada II Jamu Pangdam VI dan Wakapolda Kaltim di Geladak KRI I Gusti Ngurah Rai

Jumran berharap agar uang yang selama ini disetornya bisa dikembalikan. Dia merasa pihak pengembang cidera janji. “Saya ini merasa ditipu, dimainkan. Jadi, saya harap agar uang saya kembali agar masalah selesai dan tidak ada yang dirugikan antara saya, pihak CitraLand, dan perbankan,” pungkasnya.

Perwakilan perumahan yang hadir saat mediasi enggan memberi tanggapan saat ditemui. “Maaf saya tidak bisa komentar,” ujarnya saat mengetahui kehadiran jurnalis headlinekaltim.co.

Aiptu Agung yang ditemui usai mediasi mengatakan, kehadirannya untuk mendorong agar masing-masing pihak bisa mendapat solusi dan kesepakatan yang terbaik. “Kami dari kepolisian hanya mendorong agar persoalan ini diselesaikan dengan cara terbaik,” tegasnya.

Penulis: Riski

Editor: MH Amal

Komentar