HEADLINEKALTIM.CO, SAMARINDA – Penambahan kasus baru COVID-19 harian di Kaltim masih tinggi. Satgas merilis hari Jumat (12/2/2021) kasus baru mencapai 931 kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tersebar di 9 Kabupaten/kota di Kaltim. Kini total keseluruhan sebanyak 48.528 kasus.
Angka kesembuhan dalam satu hari ini terjadi sebanyak 543 kasus atau total sebanyak 38.753 kasus. Sedangkan angka pasien di rawat per hari ini juga mengalami penambahan sebanyak 375 kasus atau total sebanyak 8.631 kasus.
Sedangkan, angka kematian juga bertambah sebanyak 13 kasus per hari ini atau total keseluruhan sebanyak 1.144 kasus.
Dari 10 Kabupaten/kota di Kaltim, hanya Kabupaten Mahakam Ulu yang lebih dari sepekan ini masih berada di zona orange. Sedangkan 9 Kabupaten/kota lain masih berada di zona merah.
Penyumbang terbanyak kasus terkonfirmasi positif COVID-19 baru hari ini masing-masing Kukar 291 kasus, Kutim 154 kasus, Samarinda 145 kasus, Balikpapan 127 kasus, Bontang 104 kasus, Berau 63 kasus, Paser 32 kasus, PPU 9 kasus, Kubar 6 kasus.
Sementara penambahan pasien sembuh hari ini sebanyak 543 kasus, terjadi di Samarinda 135 kasus, Kubar 121 kasus, Balikpapan 118 kasus, Kutim 75 kasus, Berau 37 kasus, Bontang 36 kasus, Paser 17 kasus, PPU 4 kasus.
Kasus kematian per hari ini terjadi sebanyak 13 kasus, di Balikpapan 4 kasus, Kukar dan Bontang masing-masing 3 kasus, Berau 2 kasus dan Samarinda 1 kasus.
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, tingginya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini terjadi karena telah terjadi penyebaran tranmisi lokal yang cukup luas di masyarakat.
Bahkan penyebaran COVID-19 terbesar berada di klaster keluarga. Untuk itu, ia berharap adanya kebersamaan, sinergi antara petugas kesehatan dan Satuan Tugas (Satgas) di lingkungan masing-masing.
“Karena penyebaran transmisi lokal, terutama klaster keluarga cukup tinggi dan yang melakukan isolasi mandiri belum terpantau dengan baik oleh petugas kesehatan, maupun Satgas di lingkungan masing-masing,” ujarnya dihubungi headlinekaltim.co Jumat sore 12 Februari 2021.
“Bagaimana kepatuhan melakukan protokol kesehatan agar tidak terjadi penularan dalam anggota keluarga maupun di lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, peran Satgas hingga tingkat RT sangat penting,” lanjutnya.
Menurutnya, semakin banyak ditemukannya kasus terkonfirmasi positif COVID-19, ini akan semakin baik untuk melakukan tracing sejak dini, untuk mencegah penularan yang lebih luas.
“Ada sisi positifnya dengan temuan kasus yang tinggi, artinya semakin banyak yang terdeteksi, sehingga dapat mencegah lebih banyak juga untuk tidak menularkan ke lainnya. Tapi tentu, upaya ini harus diiringi dengan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” pungkasnya.
Penulis: Ningsih
Editor: Amin