src="https://news.google.com/swg/js/v1/swg-basic.js"> Masa Jabatan Sebagai Bupati Berau Berakhir, Ini Kata Agus Tantomo

Masa Jabatan Sebagai Bupati Berau Berakhir, Ini Kata Agus Tantomo

waktu baca 3 menit
Rabu, 17 Feb 2021 08:37 306 Muhammad Yamin

HEADLINEKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Masa jabatan Agus Tantomo sebagai  Bupati Berau berakhir.

Ia hanya menjabat selama 40 hari. Sebelum dilantik menjadi Bupati, Agus merupakan Wakil Bupati yang berpasangan dengan Bupati terpilih periode 2016-2021 almarhum Muharram, yang dilantik secara resmi pada tanggal 17 Februari 2016 di Plenary Hall Sempaja Samarinda.

Namun, pada 22 September 2020, Bupati Muharram meninggal dunia akibat COVID-19. Jabatan kemudian diserahkan kepada Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Berau Muhammad Ramadhan. Hal tersebut dikarenakan Agus yang saat itu menjadi Wakil Bupati sedang cuti untuk mengikuti pagelaran Pilkada 2020.

Ramadhan hanya menjabat hingga 5 Desember 2020. Agus yang telah usai cuti diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Berau. Ia kemudian dilantik secara resmi oleh Gubernur Kalimantan TImur Isran Noor sebagai Bupati Berau di Ruang Ruhui Rahayu, lantai 1 Gedung Gubernur Kaltim pada Sabtu 9 Januari 2021 silam.

Mengenai akhir masa jabatannya sebagai pemimpin Berau, Agus menyebut ada hal yang hingga saat ini belum bisa Ia selesaikan, yakni COVID-19.

“Kita masih berada ditengah perang melawan COVID-19. Tetapi saya telah selesai (menjabat) ketika perang belum selesai,” ungkapnya usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Berau Tentang Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Berau Tahun Anggaran 2020 di Gedung Paripurna DPRD Berau, Selasa 16 Februari 2021.

“Jika ditanya tugas yang paling belum belum selesai, sudah pasti COVID-19 ini,” katanya.

Selama menjabat sebagai Bupati Berau, beragam upaya dilakukan Agus untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Bumi Batiwakkal –sebutan Berau. Mulai dari surat edaran larangan berkerumun hingga pembatasan jam operasional. Pada perayaan tahun baru 2021, Ia membuat edaran terkait larangan berkumpul dan pemberlakuan jam malam pada malam tahun baru.

Di awal tahun 2021, Ia menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Berau Nomor 1 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perbup Berau Nomor 52 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. Perbup itu sebagai bagian langkah pendisiplinan terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Ia juga mengeluarkan Instruksi Bupati Berau Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro Dalam Rangka Pengendalian, Pencegahan dan Penanganan Wabah Pandemi COVID-19. Berbagai ketentuan PPKM Mikro yang menyasar seluruh sektor tercantum dalam instruksi tersebut.

“Itu sebagai salah satu langkah kita dalam memerangi COVID-19,” ujarnya.

Untuk pemimpin baru yang akan memimpin Berau kedepannya, masa-masa ini memang menjadi masa yang sulit untuk memulai kerja. Salah satu contohnya, mengenai kebijakan pemerintah sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Menangani COVID-19 ini tidak mudah. Ada berbagai kebijakan yang diambil. Kebijakan yang diambil itu juga pasti menuai pro kontra dan ada juga kontradiksi,” ucapnya.

“Ketika kita meyakini untuk mengatasi COVID-19 kita harus disiplin protokol kesehatan. Tapi dari sisi lain jika kita menegakkan disiplin protokol kesehatan, maka aka nada yang menjadi korban dari kebijakan itu, salah satunya adalah ekonomi. Nah, ini yang sulit memang. Ini menjadi masa-masa yang sulit bagi pemimpin,” tuturnya.

Agus Tantomo akan digantikan oleh Sri Juniarsih Maksir sebagai Bupati Berau terpilih periode 2021-2024, dengan Wakil Bupati Gamalis. Rencananya akan dilakukan pelantikan Bupati-Wakil Bupati Berau terpilih Rabu 17 Februari 2021 besok, namun mengalami penundaan. Sehingga untuk mengisi jabatan Bupati yang lowong, Sekretaris Daerah M Gazali akan menjadi Pelaksana Harian (Plh) Bupati hingga hari pelantikan.

“Kita berdoa saja semoga diberi kekuatan dan diberi kecerahan dalam mengambil keputusan dan kebijakan-kebijakan yang benar bagi masa yang akan datang,” tutupnya.

Penulis: Sofi

Editor: Amin

LAINNYA
x